9. Solihin Gautama Purwanegara - Solihin GP merupakan Gubernur Jabar yang juga dari kalangan militer. Solihin GP menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1970 hingga 1974. Ia lahir di Tasikmalaya.
8. Mashudi - Mashudi merupakan Gubernur Jabar menggantikan Ipik Gandamana. Masa jabatan Mashudi sebagai Gubernur Jabar terbilang paling lama. Ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1960 hingga 1970.
Mashudi merupakan Gubernur Jabar pertama yang berasal dari kalangan militer. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat setelah menjabat sebagai gubernur.
7. Ipik Gandamana - Ipik Gandamana menggantikan Sanusi Hardjadinata sebagai Gubernur Jabar. Ipik Gandamana menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1957 hingga 1960.
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Jabar, Ipik Gandamana juga sempat menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar di era kepimpinan R Mas Sewaka, Sanusi Hardjadinata dan Ukar Bratakusumah. Ipik Gandamana juga pernah menjabat sebagai Bupati Bogor serta Mendagri.
6. Sanusi Hardjadinata - Sanusi Hardjadinata merupakan Gubernur Jabar setelah R Mas Sewaka. Sanusi Hardjadinata berasal dari Partai Nasional Indonesia. Ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1951 hingga 1957.
Gubernur Jabar kelahiran Garut ini pernah juga menjabat sebagai Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad). Setelah menjabat sebagai Gubernur Jabar, Sanusi Hardjadinata juga pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
5. Ukar Bratakusumah - Ukar Bratakusumah menjabat sebagai Gubernur Jabar menggantikan sementara R Mas Sewaka. Ukar Bratakusumah menjabat sebagai Gubernur Jabar pada 148 hingga 1950. Kemudian, R Mas Sewaka kembali menjabat sebagai Gubernur Jabar, menggantikan posisi Ukar Bratakusumah.
Selain pernah menjabat sebagai Gubernur Jabar, Ukar Bratakusumah juga merupakan mantan Rektor ITB. Ukar Bratakusumah juga pernah menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Indonesia era Soekarno.
4. R Mas Sewaka - R Mas Sewaka merupakan Gubernur Jabar keempat. R Mas Sewaka sebagai gubernur pada periode 1947 hingga 1948. Kemudian, Sewaka juga kembali menjabat sebagai Gubernur Jabar pada 1950-1951.
Ia lahir di Cirebon. Sebelum menjabat Gubernur Jabar, ia merupakan orang terdekat Murdjani, Gubernur Jabar ketiga.
3. Murdjani - Setelah dipimpin Mohammad Datuk Djamin, Jabar kemudian dipimpin Murdjani. Gubernur Jabar ketiga ini sama halnya dengan Mas Sutardjo Kertohadikusumo yakni bagian dari Parindra. Murdjani menjabat sebagai Gubernur Jabar pada tahun 1946.
2. Mohammad Datuk Djamin - Mohammad Datuk Djamin merupakan Gubernur Jabar kedua. Mohammad Djamin meneruskan perjuangan Mas Sutardjo Kertohadikusumo dan masyarakat Jabar. Kurang dari setahun Mohammad Djamin menjabat sebagai Gubernur Jabar, yakni dari Desember 1945 hingga Juni 1946.
Mohammad Djamin lahir pada 1903 dan wafat pada 1957. Berbeda dengan Mas Sutardjo Kertohadikusumo, Mohammad Djamin merupakan Gubernur Jabar pertama yang tak berpartai.
1. Mas Sutardjo Kertohadikusumo - Roda pemerintahan pertama Provinsi Jabar dinakhodai Mas Sutardjo Kertohadikusumo. Gubernur Jabar pertama yang berasal dari Jawa Tengah. Gubernur pertama ini lahir pada 1892, dan wafat pada 1976 pada usia 84 tahun.
Sutardjo Kertohadikusumo memang tak lama menjabat sebagai Gubernur Jabar. Ia menjabat saat Provinsi Jabar dinyatakan sebagai bagian dari Republik Indonesia pada 19 Agustus 1945. Kemudian, lengser dari Jabatannya pada Desember 1945.
Gubernur Jabar asal Jateng itu merupakan bagian dari Partai Indonesia Raya atau Parindra. Partai bersejarah yang didirikan oleh Budi Oetomo.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!