PURWASUKA - Hari ini 17 Agustus 2022, biasanya ada banyak jenis lomba 17 Agustusan yang banyak digelar untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan atau HUT RI ke-77 kalin ini. Salah satunya ada lomba tarik tambang.
Tarik tambang sendiri merupakan olahraga tradisional yang selalu ada pada momen lomba 17 Agustus. Namu, apa kalian tahu asal-usul tarik tambang?.
Asal-Usul Tarik Tambang
tarik tambang di Indonesia dikenalkan oleh bangsa Belanda di era penjajahan. Mulanya, masyarakat Indonesia dikenalkan dengan tali tambang untuk menarik benda berat, seperti batu, pasir, dan lainnya.
Namun perlahan tali tersebut dijadikan permainan sebagai hiburan menjadi tarik tambang.
Permainan tarik tambang membutuhkan lapangan luas berbentuk persegi panjang dengan ukuran 20-40 meter. Sementara lebarnya sekitar 5-8 meter.
Biasanya, batas lapangan digaris dengan kapur. Sementara panjang tali tarik tambang berkisar 30-50 meter.
Pada bagian tengah tali akan diberi tanda tengah yang membatasi antara bagian tali kelompok pertama dan kedua. Biasanya, bagian tengah ini ditandai dengan cat.
Selain itu, ada juga batas tiap tim sekitar 2,5 meter dari batas tengah sampai ke orang pertama dari masing-masing kelompok yang akan menarik tali.
Baca Juga: Peretas Curi Aset Kripto Rp28 Triliun Hingga Juli 2022, Naik Drastis Dibanding Tahun Lalu
Cara bermain tarik tambang, yaitu membentuk dua tim, lalu masing-masing anggota tim berdiri di wilayah masing-masing dengan membuat jarak antar anggota tim untuk nantinya menarik tali.
Kemudian, masing-masing kelompok akan saling menarik tambang ke arah berbeda. Penilaian tarik tambang untuk kelompok yang menang adalah mereka yang berhasil menarik tambang sampai lawan masuk ke area tim.
Sebaliknya, tim yang kalah adalah mereka yang berhasil terseret ke wilayah lawan atau batas tengah sudah lebih banyak di wilayah lawan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman
-
Di Balik Kenaikan Tarif Visa Jepang: Ada Saringan Kelas yang Disembunyikan?
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
5 Kulkas Tanpa Bunga Es Harga Rp3 Jutaan, Hemat Listrik dan Anti Bau
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah