Kain Brokat atau brukat berasal dari bahasa Italia, yaitu brocato yang berarti kain yang disulam. Versi lain ada yang mengatakan bahwa brokat berasal dari bahasa lain, yaitu brocarre yang memiliki arti bahan yang ditusuk.
Kain Brokat biasa dikenal dengan kain estetik, kain ini adalah kelas kain tenunan ulang-alik yang sangat dekoratif, sering dibuat dengan sutra berwarna dan terkadang dengan benang emas dan perak.
Kain Brokat sering dibuat dengan menggunakan sutra berwarna dan dengan atau tanpa benang perak atau emas. Karena tampilannya yang menarik, brokat biasanya menjadi pelapis bahan utama dalam pembuatan busana.
Kain Brokat ini cenderung tidak nyaman jika bersentuhan langsung dengan kulit, maka dari itu harus ada pelapis di bagian dalam untuk menghindari hal ini.
Ada Brokat continuos (brokat nyambung) karena terdapat benang pakan yang kendor dan mengambang di bagian belakang kain. Beberapa brokat continuous (brokat nyambung) ada yang benang belakangnya dipotong, meski ujung-ujungnya masih terlihat.
Ada juga Brokat discontinuos (brokat putus) yaitu kain brokat yang addisional benangnya ditenun pada area pola, sehingga menghasilkan belakang yang lebih rapi.
Sebelum diciptakannya mesin Jacquard, kain-kain tersebut dibuat dengan tangan sehingga tidak heran harganya amatlah mahal. Hampir semua kain brokat pada saat ini ditenun dengan mesin tenun jacquard, sehingga dapat dikatakan bahwa semua tenunan brokat adalah jacquard.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional