/
Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:30 WIB
Ibadah Haji jaman dulu.

Haji adalah kewajiban bagi setiap muslim yang harus dilakukan setidaknya sekali seumur hidup ke Mekah. Setiap muslim dewasa yang secara fisik dan finansial mampu melakukan perjalanan, dan dapat mendukung keluarga mereka selama ketidakhadiran mereka.

Setiapmusim haji tiba, jutaan manusia berbondong-bondong pergi ke Mekah untuk menjalankan rukun Islam yang ke lima ini. Terutama di Indonesia, setiap tahunnya tak pernah absen terkait keberangkatan jemaah haji ke tanah Suci.

Pada zaman dahulu, jemaah haji masih menggunakan moda transportasi kapal laut untuk mencapai Mekah, Arab Saudi. Jemaah harus menempuh perjalanan selama enam bulan untuk mencapai Mekah.

Dalam perjalanan haji tersebut, berbagai macam hambatan juga sering mereka temui, seperti gangguan cuaca badai hingga kondisi fisik jamaah yang tidak dapat bertahan. Tak heran jika banyak jemaah yang sakit atau bahkan meninggal dunia.

Karena itu, berhaji pada zaman dahulu merupakan ibadah istimewa karena disertai perjuangan dengan perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan, yaitu sebuah perjalanan antara hidup dan mati.

Kemudian, saat Indonesia mulai dijajah Belanda, jumlah jemaah haji semakin bertambah. Pemerintah Hindia-Belanda pun ikut serta memberangkatkan jemaah haji ke Tanah Suci.(*)

Load More