Purwakarta - Kerupuk RO adalah makanan produksi asli Purwakarta, bentuknya mirip dengan kerupuk miskin, kemiripannya adalah pada bahan dan proses masaknya yang menggunakan pasir panas.
Bedanya, kerupuk RO berbentuk bulat dan lebih dikenal masyarakat dengan sebutan kerupuk pink. Kerupuk ini ternyata sudah ada sejak tahun 1982 dan termasuk jajanan legendaris dari Purwakarta.
Kerupuk RO ini menjadi salah satu buah tangan khas Plered, Kabupaten Purwakarta, dan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Purwakarta pada umumnya.
Kerupuk RO ini banyak diproduksi di Desa Sempur, Kecamatan Plered, Purwakarta. Bahkan ada satu blok di wilayah tersebut yang mayoritas penduduknya memproduksi kerupuk ini.
Untuk masalah harga, Anda tidak perlu khawatir mahal, karena kerupuk ini sangat murah. Kemasan besarnya bisa Anda beli dengan harga sekitar Rp20.000,00 saja.
Konon dari sejarahnya, RO adalah singkatan dari nama Raden Omay, yang mana dia adalah orang yang pertama membuat kerupuk ini di Plered Purwakarta.
Kemudian, generasi berikutnya melanjutkan memproduksi kerupuk RO ini, masyarakat sekitar pun mulai mengikuti memproduksi kerupuk RO untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!