KARAWANG - Target pendapatan asli daerah Kabupaten Karawang sebesar Rp1,14 triliun optimis bisa tercapai hingga akhir tahun nanti. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Sahali.
Dia mengatakan, hingga Agustus 2022 pendapatan asli daerah Kabupaten Karawang telah mencapai Rp836,6 miliar atau sebesar 72,16 persen. Artinya ini sudah melebihi setengah dari target sebesar Rp1,14 triliun.
"Dengan realisasi itu, kami optimistis target PAD (pendapatan asli daerah) tahun ini yang mencapai Rp1,14 triliun bisa tercapai," ucapnya pada Selasa (23/8/2022).
Dia menilai pecapaian saat terbilang positif. Namun dalam pembahasan anggaran perubahan, terjadi peningkatan target, bertambah 36 miliar atau 3,15 persen.
Menurut Sahali, PAD Karawang banyak disumbang dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang kini capaiannya sudah melebihi target.
Pendapatan dari PBB, kata dia, hingga kini realisasinya sudah mencapai Rp377,6 miliar atau 100,29 persen dari target yang mencapai Rp376,5 miliar.
Sahali menyebutkan capaian realisasi PBB ini terjadi akibat pergeseran jatuh tempo.
"Pada tahun sebelumnya jatuh tempo September. Sekarang diterapkan jadi ada dua jatuh tempo, pada Juni dan September," terang Sahali melansir dari Antara. ***
Baca Juga: Luas dan Indah, Danau Cipule Ini Disebut Danau Toba-nya Karawang
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
-
Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya
-
Terima Audiensi Masyarakat Pati yang Tolak Demo, DPR: Tak Harus Selalu Turun ke Jalan