TASIKMALAYA - Seorang anak berinisial A (5) warga Kampung Cimerak, Desa Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya meninggal dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumahnya pada Selasa (23/8/2022).
Pada musibah itu, ibu korban yakni Iik turut menjadi korban kebakatan ketika akan menolong anaknya. Namun nyawa Iik masih bisa terselamatkan meski mengalami luka bakar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar menerangkan, kebakaran yang menghanguskan rumah Iik diduga karena HP yang tengah diisi atau dicharge meledak. Api dengan cepat merambat ke barang-barang sekitarnya.
Warga yang mengetahui rumah Iik terbakar langsung menghubungi unit pemadam kebakaran. Api dengan cepat bisa dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
“Kebakaran ini berawal dari seorang anak yang sedang main HP. HP-nya itu sambil dicharge dan ia simpan di atas perutnya. Kemudian meledak dan membakar pakaian anak tersebut. Ibunya langsung menolong, namun ibunya pun ikut terbakar,” katanya.
Peristiwa kebakaran akibat HP meledak ini menyebabkan anak dan ibunya mengalami luka bakar. Lanjutnya, korban pun sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Soekardjo karena kedua korban tersebut mengalami luka bakar serius.
“Kita menerjunkan tiga unit kendaraan pemadam kebakaran. Memang tadi kesulitannya itu jalan menuju ke rumah korban sempit. Jadi susah terjangkau. Tapi bisa teratasi dan petugas berhasil memadamkan api,” kata Ucu Anwar melansir dari harapanrakyat.com. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas