/
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 08:12 WIB
Berantas Hoaks melalui Counter Narrative.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Ika Mardiah menghadiri Public Expose: Hasil Riset Counter Narrative Melawan Hoaks, yang digelar Diskominfo Jabar bersama Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung, di Aula Utama Unisba, Rabu (24/8/2022).

Ika mengungkapkan, pada era digitalisasi arus distribusi informasi mengalir begitu deras. Kerap ditemukan misinformasi, disinformasi, dan hoaks. Jenis informasi ini harus diberantas agar tidak menyesatkan masyarakat dan menghambat pembangunan.

Dari data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia November 2020 menyebutkan, dari 196,7 juta pengguna internet di Indonesia, Jabar berada di posisi tertinggi dengan jumlah 35,1 juta pengguna.

"Dalam counter narrative (narasi tandingan) selalu ada pelaku penceritaan dan kisah-kisah yang konkret. Dalam politik pemerintahan, counter narrative sangat diperlukan," kata Ika.

Menurut Ika, tantangan terbesar pemerintah saat ini meyakinkan masyarakat agar tidak terpengaruh hoaks. Bagaimana menyusun narasi yang dapat menandingi atau membantah sebaran hoaks.

Ika juga mengapresiasi Unisba yang meriset efektivitas narasi tandingan yang dilakukan Jabar Saber Hoaks (JSH) dalam menangulangi hoaks. JSH adalah unit di bawah Diskominfo Jabar yang dibentuk 2018 atau tahun pertama era kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil.

JSH dibentuk untuk meningkatkan literasi digital masyarakat sehingga tidak mudah percaya hoaks, serta mendukung program pembangunan Pemdaprov Jabar.

Dari data terbaru, ada 6.145 aduan berita yang diterima JSH, sebanyak 4.265 berita di antaranya terklarifikasi sebagai hoaks. Meskipun terdapat penurunan jumlah, masih cukup banyak data maupun informasi yang bersifat hoaks yaitu terdapat 1.887 data maupun informasi dari total 2.717 data yang ditelusuri.

Dalam risetnya, tim peneliti Unisba fokus pada hubungan narasi tandingan yang diproduksi JSH terhadap respons emosional masyarakat, dilihat dari pesan dan kredibitlitas sumber hoaks.(*)

Baca Juga: Harga Telur Ayam Merangkak, Peternak Cekak

Load More