BANDUNG – Tak sedikit orang tua ingin menyekolahkan anaknya di sekolah pilihan (terbaik). Sekolah-sekolah ini bisa menjadi pertimbangan para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah pilihan.
Berikut adalah sekolah-sekolah terbaik di Jawa Barat berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2022. Tak hanya SMA, penilaian ini termasuk SMK dan MA, baik negeri maupun swasta.
Meski tak disebutkan secara detik, metode penilaian tahun ini disebutkan berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu nilai UTBK dimasukan.
Menurut Ketua LTMPT Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M. Eng., metode perhitungan nilai total dalam pemeringkatan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Salah satu yang membedakan yakni nilai UTBK yang dimasukkan dalam perhitungan khusus lulusan 2022 saja.
"Tidak diikutkan yang gap year ya" kata Ashari, Jumat (26/8/2022).
Lebih jauh Ashari menjelaskan, sekolah yang masuk pemeringkatan Top 1000 Sekolah 2022 Berdasarkan Nilai UTBK adalah sekolah dengan peserta UTBK 2022 lulusan tahun 2022 berjumlah lebih dari 40 orang.
Dengan metode ini, kata Ashari, jumlah sekolah yang memenuhi kriteria sebanyak 3.381 sekolah. Peserta yang memenuhi kriteria penilaian UTBK 2022, yakni sebanyak 515.165 orang.
Nilai UTBK 2022 dihitung berdasarkan hasil 60% Tes Potensi Skolastik (TPS) dan 40% Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Tiap nilai tes diambil berdasarkan rerata tiap peserta di sekolah. Khusus peserta yang mengikuti Ujian Campuran, nilai TKA-nya diambil yang tertinggi.
Baca Juga: Gebyar Paten di Kecamatan Tegalwaru, Wabup Karawang: Antusiasnya Luar Biasa
Sekolah-sekolah ini tak hanya berada di kota besar, melainkan juga berada di wilayah kabupaten/kota kecil. Berikut adalah sekolah-sekolah terbaik di Jawa Barat versi nilai UTBK 2022 di berbagai kota dan kabupaten.
1. SMAS BPK 1 Penabur Bandung, Bandung
Peringkat nasional: 9
Nilai total: 630,562
2. SMAS Al-Irsyad Satya, Kab. Bandung Barat
Peringkat nasional: 29
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wanita Hamil Tewas Diduga Dibunuh Suami, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Tajam
-
Sinopsis Drama 'Ima kara, Shinyu Yameyo ka', Dibintangi Okamoto Natsumi
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026