SUBANG - Sebanyak 52 narapidan yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Subang positif menggunakan narkotika. Hal ini terungkap setelah dilakukan penggeledahan dan pengecekan oleh petugas Lapas.
Direktur Keamanan dan Ketertiban (Ditkambtib) Ditjenpas, Abdul Aris menerangkan, penggelahan dan pengecekan yang dilakukan petugas Unit Pelayanan Teknis (UPT) lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan pada Senin (22/8/2022) sekitar pukul 18/45 WIB menemukan juga sejumlah barang haram tersebut di dalam Lapas Kelas II A Subang.
Sambungnya, barang haram tersebut mulai dari ganja hingga alat hisap untuk narkoba jenis sabu.
“Ditemukan ganja seberat 24,22 gram dan bonk atau alat hisap sabu. Sebanyak 52 narapidana pun positif metafetamin,” ujarnya.
Abdul menerangkan, penggeledahan ini merupakan kegian rutin yang dilakukan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika di dalam Lapas. Hal ini tertuang dalam surat perintah direktur keamanaan dan ketertiban.
“Ini mengacu kepada surat perintah direktur keamanaan dan ketertiban nomor : PAS.5-KP.04.01-155tahun 2022, tentang kegiatan Satops Patnal Pas untuk menjaga kondusifitas tertib dan aman,” katanya.
Disebutkannya, bila ditemukan adanya pelanggaran maka akan diberikan sanksi register-f terhadap narapidana. Tak hanya itu saja, bahkan narapidana yang positif akan dipindahkan ke Nusakambangan.
“Tidak ada pembiaran bagi narapidana yang terbukti memakai narkotika,” katanya melansir dari Pasundanekspres.com.
Sementara itu, Kepala Lapas Subang Tommi Hendri Bc mengatakan, jumlah narapidan yang menghuni Lapas Kelas II A Subang sebanyak 701 orang. Terkait adanya temuan tersebut pihaknya akan melaukan tindakan tegas.
Baca Juga: Polisi Tangkap Seorang Pria di Subang Gegara Tanam Ganja di Rumahnya
"Narapidana akan dipindahkan ke Nusakambangan, jika ada oknum petugas lapas akan diberikan sangsi,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Deretan Brand dan Aftermarket Luncurkan Produk Baru di IIMS 2026
-
Tangan Dingin Hector Souto Bawa Timnas Futsal Indonesia Juara Asia Futsal 2026?
-
Bagaimana Islam Memuliakan Perempuan? Ulasan Buku Karya Al-Buthi
-
Toyota Zenix 2025 Harga Bekas Selisih Berapa Dibanding yang Terbaru Keluaran 2026?
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang
-
10 Rekomendasi Kuliner Solo untuk Makan Siang: Wajib Coba Saat Wisata!
-
Selangkah Lebih Dekat dengan Anak di Buku Anak yang Penuh Kecemasan
-
Final Piala Asia Futsal 2025: 3 Pilar Penting Timnas Futsal Indonesia untuk Jungkalkan Iran
-
Waspada! Semarang Diprediksi Diguyur Hujan dengan Intensitas Sedang Hari Ini
-
5 Fakta Menarik Tarsius, Si Mata Besar Penjaga Hutan Sulawesi