/
Senin, 29 Agustus 2022 | 13:49 WIB
Ilustrasi cara membuat pondasi rumah anti gempa (Youtube @BNPB Indonesia)

4. Buatlah Balok Pengikat Pondasi Anti Gempa - Jika pondasi batu telah selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat sloof atau balok pengikat pondasi yang terbuat dari bahan beton.

Fungsi utama sloof adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke seluruh badan pondasi secara merata. Penggunaan sloof ini juga tidak hanya diaplikasikan pada pondasi menerus, namun juga digunakan pada pondasi setempat.

Dalam pondasi batu kali, pastikan sloof tetap kokoh di atas pondasi dengan cara mengikat badan sloof dengan angker sepanjang setengah meter.

5. Ikat Pondasi, Sloof, dan Kolom Satu Sama Lainnya
pondasi anti gempa - Langkah terakhir untuk membuat pondasi anti gempa adalah mengikat keseluruhan bagian pondasi, sloof dan kolom menjadi satu.

Pastikan semua bagian tersebut terikat dengan kokoh dan terintegrasi dengan baik terutama pada bagian pembesiannya.

Langkah ini sangat penting karena apabila semua bagian terikat dan terintegrasi dengan baik, ketika gempa terjadi getarannya dapat disebarkan secara merata.

Getaran gempa akan terdistribusi dengan baik ke seluruh bagian bangunan dan bagian konstruksi lainnya dan bangunan tidak akan roboh.***

Load More