/
Selasa, 30 Agustus 2022 | 06:30 WIB
Tempat pembibitan tanaman Kopi di Garut.

Garut - Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI), Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, dalam rangka meninjau nursery atau tempat pembibitan tanaman kopi, (28/8/2022).

Bupati Garut Rudy Gunawan berharap Mentan RI bisa menjadikan Garut sebagai daerah pusat pembibitan benih kopi yang bersertifikat, yang nantinya akan disebarkan ke seluruh Indonesia.

"Kami berharap Bapak bisa menjadikan Garut juga adalah selain sentra jagung, pemasok hortikultura mulai dari cabe merah, bawang merah, kol, kentang dan lain sebagainya ke Jakarta," ucap Rudy.

Rudy melanjutkan, kami juga ingin Bapak Menteri (Pertanian) menjadikan Garut untuk pusat bibit ataupun pusat pembibitan benih kopi yang bersertifikat (yang) disebarkan ke seluruh Indonesia.

Apabila hal tersebut bisa terealisasi, Kabupaten Garut bisa terkenal kembali dengan kopinya yang lezat. Terlebih, ia menilai bahwa daerahnya ini memiliki petani kopi yang sudah berpengalaman serta mempunyai wilayah agrovulkanik, ungkap Rudy.

Rudy menegaskan, pihaknya serius untuk mengembangkan kopi di daerahnya tersebut, sehingga ia berharap bantuan dari Kementerian Pertanian bisa diperluas.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia menyebut Jawa Barat merupakan wilayah penghasil benih kopi nasional dengan total target produksi mencapai 3 juta batang untuk Tahun 2022

Mentan juga mengungkapkan jika produksi kopi Jawa Barat terus berkembang pesat, di mana pada Januari-Maret 2022 total penanaman mencapai 499 ribu batang, kemudian bertambah lagi pada bulab April-Juni 2022 sebanyak 1.01 juta batang.

Peninjauan nursery benih kopi ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kopi, agar Indonesia menjadi negara nomor satu penghasil kopi dunia, di mana saat ini Indonesia menduduki posisi ketiga produksi kopi di dunia.(*)

Baca Juga: Pacuan Kuda Jadi Keunggulan Garut Sebagai Kabupaten Wisata

Load More