KARAWANG - Pembangunan Jembatan Walahar yang sempat terhenti selama tiga tahun kini dilanjutkan kembali. Pemerintah Kabupaten Karawang memprioritaskan penyelesaian pembangunan jembatan ini guna menunjang infrasturktur daerah.
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menerangkan, jembatan yang sebelumnya dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini diambil alih pemerintah kabupaten.
"Kita inisiatif ambil alih (proses pembangunannya). Sebelumnya ditangani Pemprov Jabar, tapi sekarang ini, sudah hampir tiga tahun tidak berlanjut," ujarnya, Kamis (1/9/2022).
Dia menerangkan, penyelesaian Jembatan Walahar menjadi penting bagi Pemerintah Kabupaten Karawang karena bisa memudahkan aksesibilitas masyarakat.
"Proyek pembangunan jembatan Walahar ini jadi prioritas. Tapi sudah hampir tiga tahun terhenti. Makanya akan kita ambil alih," ucapnya.
Aep menerangkan, jembatan yang dibangun tiga tahun lalu hingga menghabiskan anggaran Rp30 miliar ini menjadi akses menuju tempat wisata Situ Cipule. Selain itu, memudahkan akses masyarakat juga karena menjadi jalan alternatif ke kawasan industri.
"Tahun depan akan dilanjutkan pembangunannya, kita alokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar," ucapnya.
Melansir dari Antara, pemkab akan melakukan pelebaran jalan di titik akses menuju jembatan Walahar.
Sementara itu, meski ada rencana mengambil alih kegiatan pembangunan jembatan Walahar, Pemkab Karawang berharap agar kegiatan pembangunan jembatan Walahar tetap dilanjutkan oleh Pemprov Jabar.
Baca Juga: Ratusan Bangunan Sekolah Rusak Bakal Segera Diperbaiki, Wabup Karawang Bilang Begini
"Tapi jika tidak dilanjutkan, akan diambil alih untuk kelanjutan pembangunannya," pungkas Aep. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Kylian Mbappe Sebut Dirinya Kini Striker Keempat Real Madrid, Alvaro Arbeloa Beri Bantahan
-
Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan
-
Konflik Real Madrid: Kylian Mbappe Tuduh Arbeloa Anggap Dirinya Penyerang Pilihan Keempat
-
Bikin Elus Dada, Ini Kenapa Min Jeong Woo Berubah Toxic di Perfect Crown
-
Penjelasan RSUD dr Soetomo Mengenai Pasien Meninggal saat Kebakaran di Gedung PPJT
-
Perempuan dan Gerakan Zero Waste: dari Dapur Rumah ke Perubahan Lingkungan
-
5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
-
TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan
-
Evakuasi Kebakaran di RSUD dr Soetomo: Satu Pasien Meninggal Dunia Saat Api Kepung Lantai 5
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez