PURWAKARTA - Artis Nikita Mirzani memutuskan bergabung dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) di Serang, Banten. Keputusan Nikita Mirzani bahkan sempat membuat publik heboh.
Dalam akun Instagram pribadinya @nikitamirzanimawardi_172, perempuan berparas cantik tampak mengenakan jaket Ormas PP. Dia pun mengunggah foto bersama Ketua PP Provinsi Banten, Johan Arifin Muba.
Nikita Mirzani mengucapkan terima kasih kepada Johan Arifin Muba yang telah menerimanya sebagai anggota Ormas PP Serang Banten. Dia pun mengaku siap beroganisasi bersama dengan Ormas PP.
"Terima kasih ketua PEMUDA PANCASILA banten untuk sambutan dan menerima niki dengan baik. Saya Siap berorganisasi," tulisanya pada Jumat (2/9/2022).
Menanggapi bergabungnya Nikita Mirzani menjadi anggota Ormas PP, Sekretaris MPC PP Kabupaten Purwakarta, Asep Fapet Kurniawan menyebutkan bahwa siapa saja boleh bergabung dengan organisasi.
Menurutnya Ormas PP tidak pernah membeda-bedakan orang yang ingin bergabung. Bahkan, tidak ada paksaan untuk bergabung dengan Ormas PP.
Namun demikian, ditegaskannya ketika sudah resmi menjadi anggota Ormas PP harus patuh dengan semua aturan organisasi.
"Ketika orang tersebut komitmen bergabung ke organisasi, kita harus menerima itikad baik dia bergabung," katanya saat dihubungi, Rabu (7/9/2022).
"Ketika sudah bergabung ke organisasi, ada aturan main, ada anggaran dasar dan lain sebagainya yang harus dipatuhi," tambah Kang Fapet sapaan akrabanya.
Terlepas dari sentimen masyarakat terhadap pribadi Nikita Mirzani, menurut Kang Fapet bahwa organisasi tidak mempermasalahkannya. Namun, selama dia dalam koridor keorganisasian tetap harus mencerminkan pribadi yang baik dan tentunya membawa kebaikan bagi masyarakat sekitarnya.
"Harapan kami bahwa beroganisasi ada etika yang harus dibangun, moral dibangun dan ada manfaat yang dirasakan masyarakat," katanya.
Dia pun menekankan, jangan berorganisasi hanya untuk kepentingan pribadi semata. Bila tidak ada manfaat dengan menyebarkan kebaikan ke masyarakat, lebih baik tak perlu bergabung.
"Kalau hanya untuk 'gagah-gagahan', kalau etika dan moralnya tidak untuk masyarakat luas artinya hanya untuk 'gagah-gagahan' kedepannya, mending jangan beroganiasasi saja sudah," pungkas Kang Fapet. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari
-
MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Wajah Kusam dan Bruntusan? Coba 4 Exfoliating Face Wash Murah Cuma Rp30 Ribuan!
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti