PURWAKARTA - Seorang pria berinisial R alias Ome pelaku pembacokan Edi Muhamad Solihin (17) di depan Pasar Simpang Kabupaten Purwakarta berhasil dibekuk di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada 26 Agustus 2022.
Pelaku bersama rekannya F alias Nonong menghabisi nyawa korban pada 12 Juli 2022 lalu usai menenggak minuman keras (miras). Diketahui, kedua pelaku dan korban ini adalah anggota geng motor yang saling berselisih.
Kedua pelaku anggota Brigez, sedangkan korban anggota geng motor XTC. Meski berhasil diketahui identitas kedua pelaku, polisi baru menangkap R sedangkan F alias Nonong masih dalam pengejaran.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Saat ini, pelaku R sudah meringkus di balik jeruji tahanan Polres Purwakarta.
"Untuk pelaku berinisial F masih dalam pengejaran kami, sedangkan R alias Ome didengan pasal 170 ayat 2, dengan ancaman hukuman 12 tahun," katanya, Kamis (15/9/2022).
Usia dibacok oleh kedua pelaku, korban mengalami sejumlah luka parah dibagian tangan dan badannya. Nyawa korban tidak terselamatkan karena sejumlah luka yang dideritanya.
Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku R membacok korban sebanyak lima kali di bagian tangan dan badan. Sedangkan, pelaku F menendang korban sebelum akhirnya tewas bersimbah darah.
"Kronologisnya dimana pada saat itu antara korban dan pelaku teman akrab, teman main kemudian di bawah pengaruh minuman alkohol, mereka bersanda gurau ada selisih paham di situ, pelaku mencari dan menemukan cerulit kemudian membacokkan ke korban hingga korban tewas," kata Edwar.
Edwar menyebutkan, takut aksinya diketahui polisi kedua pelaku kabur keluar daerah untuk menghilangkan jejak. Bahkan aksi kabur-kaburan kedua pelaku ini sempat membuat kesulitan polisi.
Baca Juga: 3 Cara Menghadapi Orang yang Sangat Mengintimidasi
"Jadi terhadap tersangka ditangkap di luar wilayah Purwakarta, tepatnya di wilayah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Satreskrim pasca kejadian terus mengikuti dimana keberadaan tersangka terakhir ditemukan di wilayah Jawa Timur dilakukan penangkapan dibawa ke Polres Purwakarta," terangnya.
"Pelaku begitu melakukan perbuatan dia berpindah tempat itu yang membuat kesulitan Satreskrim sejak kejadian sampai penangkapan terdeteksi," tambah Edwar. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Sepatu Lari Murah Mulai Rp100 Ribuan yang Empuk dan Cocok untuk Pemula
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Pengeringnya Bagus
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
5 Pilihan Spray Serum Bi-phase untuk Hasil Wajah Sehat dan Bercahaya
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
5 Sepatu Adidas Samba Termurah Harga Berapa? Ini Tipenya
-
Iran-AS Gagal Sepakat saat Negoisasi: UFC, Trump, dan Vance Trending Global di X
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
5 Rekomendasi HP OPPO Tahan Banting 2026, Harga Tidak Bikin Kantong Kering