Jakarta - Aparatur sipil negara (ASN) yang bertalenta dan kinerja di atas ekspektasi diharapkan dapat mendukung tercapainya tujuan organisasi dan juga prioritas pembangunan nasional.
Manajemen ASN dengan talenta yang berkualitas serta berdaya saing tinggi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan reformasi birokrasi di Indonesia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas menyampaikan, dalam era disrupsi sekarang ini, pemerintah harus bergerak lebih cepat dalam menerapkan kebijakan strategis untuk mendukung pembangunan nasional.
Para ASN dituntut untuk terus membuat inovasi dalam mengusung kebijakan yang berhubungan dengan birokrasi pemerintahan. Pemerintah tidak bisa lagi memakai cara-cara lama dan biasa saja dalam menghadapi kondisi baru yang luar biasa.
“Program dengan inovasi kita dorong untuk pemerintahan. Kebijakan reformasi birokrasi kini tidak hanya urusan Kemenpan, LAN dan BKN, tetapi semua leader birokrasi di Indonesia,” ujar Anas.
Anas juga mengatakan perlu adanya terobosan adaptasi dan inovasi yang berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi bagi ASN. Namun menurutnya inovasi saja tidak cukup, diperlukan juga komitmen bersama untuk keberlanjutan inovasi tersebut.
Dalam mengatur birokrasi secara holistik, dibutuhkan pengembangan kompetensi ASN sesuai dengan arah dan tujuan pembangunan nasional.
Peran LAN dalam mendukung talenta ASN menjadi krusial, termasuk mendorong kapasitas inovasi para ASN dengan berbagai program pendidikan dan pelatihan bagi ASN.
Dari seminar tersebut diharapkan juga melahirkan sebuah rekomendasi dan keputusan penting bagi birokrasi serta manajemen ASN di masa depan yang lebih cept, profesional, produktif, dan adaptif.(*)
Baca Juga: Kurangi Kemacetan, Pemkot Bandung Bakal Sediakan Bus untuk ASN
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk
-
Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini