Purwasuka - Pasien pertama terkonfirmasi positif Cacar Monyet (monkeypox) pada bulan Agustus 2022 lalu kini telah dinyatakan sembuh dan sudah beraktifitas seperti biasa.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril dalam konferensi pers secara virtual, beberapa waktu yang lalu di Jakarta.
''Kasus pertama terkonfirmasi positif Cacar Monyet (monkeypox) pada 19 Agustus 2022 dilakukan isolasi mandiri di rumahnya karena gejala ringan. Lalu pada 4 September 2022 dinyatakan sembuh dan kini sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa,'' kata Syahril.
Syahril menambahkan, artinya pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan sehat. Namun ada tiga orang yang kontak erat tetapi telah dilakukan testing dan surveilans.
''Hasilnya semuanya sehat, tidak ada yang terkonfirmasi positif atau mengalami gejala monkeypox,'' ucap Syahril.
Secara keseluruhan, laporan dugaan Cacar Monyet (monkeypox) di Indonesia sebanyak 66 kasus. Dari total tersebut hanya satu kasus yang terkonfirmasi positif, dua kasus suspek, dan sebanyak 63 kasus discarded.
Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Robert Sinto mengatakan, trend kasus Cacar Monyet di dunia sudah menurun. Namun ia meminta semua pihak untuk tetap waspada.
Di tempat berbeda, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kemenkes dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, mengatakan bahwa Kemenkes tengah melakukan penguatan untuk sosialisasi kepada kelompok berisiko tertular penyakit Cacar Monyet.
''Kemenkes tengah melakukan penguatan tata laksana bagi tenaga kesehatan di rumah sakit, klinik, hingga ke daerah-daerah dengan bantuan IDI dan pihak terkait lainnya,'' ucap Farhani.(*)
Baca Juga: "Jangan Sentuh WNA": China Peringatkan Warganya Usai Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah
-
Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu
-
Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap
-
Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang
-
Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing
-
Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan
-
Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni