KARAWANG - Ratusan pengemudi ojek online di Kabupaten Karawang menggeruduk Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang, Selasa (20/9/2022). Mereka datang berunjuk rasa meminta penyesuaian tarif merespon kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu.
Ketua Aliansi Ojol Karawang Bergerak Guruh Yanuar mengatakan, pengemudi ojol di Kabupaten Karawang meminta Pemkab untuk mengatur besaran tarif. Menurutnya, tarif yang ditentukan oleh aplikator dirasa memberatkan para pengemudi ojol.
Dikatakannya, selama ini besaran tarif yang berasal dari pihak aplikator tidak menguntungkan pengemudi. Hal ini demi kesejahteraan para pengemudi ojol di Kabupaten Karawang.
Tak hanya itu, Pemkab Karawang pun didesak segera membuat aturan 'payung hukum' terkait tarif ojol. Sehingga pengemudi ojol bisa mendapatkan asuransi BPJS.
"Kami menuntut dibuatkan payung hukum bagi ojol. Tujuannya agar kami mendapatkan perlindungan dan asuransi BPJS," ucap Guruh, Selasa (20/9/2022).
Guruh juga menginginkan penghapusan biaya potongan aplikasi dan peraturan kemitraan yang selama ini memberatkan pengemudi ojol. Serta adanya bagi hasil yang jelas sehingga pengemudi ojol sejahtera.
"Kami dari tahun 2010 sudah berjuang menunggu aturan dan legalitas dari pusat. Namun kalau pusat tidak mampu membuat peraturan yang melindungi ojol, kami minta dibuarkan aturan di daerah," terangnya mengutip dari karawang.inews.id.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Karawang Endang Sodikin sempat beraudiensi dengan peserta aksi unjuk rasa menerangkan, tuntutan dari pengemudi ojol di Kabupaten Karawang ini akan segera komunikasikan dengan anggota dewan lain.
Hal ini agar segera bisa dibahas terkait dengan pengajuan Perda ini. Endang menambahkan, Perda ini akan rampung di tahun 2023.
"Kami akan membuat peraturan bagaimana caranya aplikator di pusat sana kalau mau usaha di Karawang harus mengikuti aturan Perda Kabupaten Karawang. Lewat aturan ini, kami juga ingin memberikan jaminan kesehatan bagi ojol di Karawang," terangnya.
Berita Terkait
-
Kasus Kekerasan Terhadap Dua Wartawan di Karawang, Polisi Siap Usut Tuntas
-
Dua Wartawan Disekap hingga Dicekoki Air Kencing oleh Pejabat Pemkab, Polres Karawang Bentuk Timsus Seret Terduga Pelaku
-
Hai Warga Karawang Jangan Lupa Datang ke Bazar Pangan Murah di Teluk Jambe Jumat Nanti, Dijamin Harganya Murah
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Drama Inggris vs Norwegia: Gol Jude Bellingham Diprotes, FIFA Buka Suara!
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia