Purwasuka - Mulai 5 Oktober 2022 mendatang, pemirsa televisi (TV) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan menerima siaran televisi digital.
Penerapan siaran TV digital di wilayah tersebut diharapkan menjadi momentum dalam rangka pemberlakuan analog switch off (ASO) secara nasional pada 2 November 2022.
Wilayah Jabodetabek menjadi episentrum kegiatan pertelevisian di Indonesia. Karena itu, pemerintah memilih Jabodetabek untuk migrasi siaran TV analog menjadi TV digital (ASO) tahap berikutnya.
Sesuai dengan Pasal 60 (A) Undang-Undang nomor 32 tahun 2002, tentang Penyiaran dan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, menyatakan bahwa penghentian siaran televisi analog atau ASO secara nasional akan dilaksanakan paling lambat tanggal 2 November 2022.
Staf Khusus (stafsus) Menteri Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti mengungkapkan bahwa Jabodetabek siap melaksanakan ASO karena telah memenuhi ukuran kesiapan.
Kesiapan tersbut meliputi, di wilayah Jabodetabek terdapat siaran televisi analog yang akan dihentikan siarannya dan telah beroperasi siaran TV digital serta telah dilakukan pembagian set top box (STB) bagi keluarga miskin di wilayah tersebut, ujar Rosarita.
Siaran TV digital di Jabodetabek telah beroperasi seluruhnya melalui tujuh operator multipleksing (MUX), yakni TVRI dan enam lembaga penyiaran swasta (LPS) yaitu grup EMTEK-SCM, MetroTV, MNC Group, RTV, Viva Group, dan Trans Group.
Saat ini, sebanyak 23 stasiun televisi di Jabodetabek telah bermigrasi dari sistem analog ke digital, dan terdapat program siaran televisi digital baru bagi masyarakat.
Untuk penyaluran bantuan STB bagi keluarga miskin sebanyak 479.307 unit, dan sejauh ini telah mencapai 63,4 persen. Penyalurannya dipantau secara rutin untuk segera dituntaskan sebelum 5 Oktober 2022.
Baca Juga: Gratis! Cara Dapat Set Top Box STB Gantikan TV Analog ke TV Digital, Kominfo Beri Bocoran Jitu
Sementara itu, sebanyak 14 daerah yang terdampak ASO pada 5 Oktober adalah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Kepuluan Seribu, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
Pada 30 April 2022 lalu, ASO telah dilaksanakan secara bertahap di empat wilayah, yaitu Riau, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Rakyat Bukan Tim Sorak Kekuasaan, Pejabat Digaji Memang untuk Bekerja
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Manga Space Brothers Resmi Berakhir, Kreator Beri Petunjuk Proyek Baru
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Berawal dari Desa Kanreapia Gowa, Jamaluddin Menginspirasi Indonesia
-
Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?