Purwakarta - Ponsel atau handphone milik anggota polisi di Kepolisian Sektor (Polsek) Purwakarta Kota, Polres Purwakarta mendadak dirazia, pada Selasa, 27 September 2022.
Sebelum pelaksanaan razia tersebut, seluruh personel Polsek Purwakarta Kota dikumpulkan kemudian berbaris dan diminta masing-masing anggota untuk mengeluarkan ponsel.
Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol H Januaryono didampingi Propam berkeliling memeriksa satu persatu ponsel milik anggota polisi yang ada dan memeriksa apakah ada aplikasi judi online pada ponsel para anggota.
Razia tersebut sebagai wujud komitmen Polres Purwakarta dalam memberantas dan memerangi perjudian di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Sesuai arahan Kapolri, pemberantasan judi online tidak hanya dilakukan pada masyarakat. Namun pada internal Kepolisian juga berlaku aturan yang sama dan akan menindak tegas anggota Polri yang terlibat perjudian online.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Purwakarta Kota Kompol H Januaryono menjelaskan bahwa razia ini adalah upaya mencegah anggota polisi yang terlibat perjudian online dan judi slot.
“Razia ponsel anggota dilakukan sesuai arahan Pak Kapolres, untuk mengetahui ada tidaknya anggota di Polsek Purwakarta Kota yang ikut terlibat judi online. Yakni dengan memeriksa ponsel anggota polisi satu persatu,” kata Januaryono, pada Selasa, 27 September 2022.
Kapolsek juga menambahkan, setelah dilakukan razkia secara seksama terhadap seluruh anggota Polsek Purwakarta Kota, tidak ditemukan anggota yang memiliki aplikasi judi online.
Kapolsek juga menyampaikan dengan tegas kepada anggotanya untuk memberantas dan memerangi judi tradisional yang ada di wilayah Polsek Purwakarta Kota.
Baca Juga: Unjuk Rasa Ojek dan Taksi Online Purwakarta, Kapolres: Kami Bantu Sampaikan
“Termasuk juga tidak memberikan backup kegiatan perjudian yang dilakukan oleh warga. Kita berharap tidak ada kasus perjudian di wilayah hukum Polsek Purwakarta Kota,” tegas Kapolsek.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga