KARAWANG - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan jaksa terhadap guru SMA Negeri 5 Kabupaten Karawang berujung damai. Hal ini dikatakan Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Sutan Harahap.
Sutan mengatakan, keduanya sempat saling lapor terkait kasus dugaan penganiayaan yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun kini, keduanya sudah saling memaafkan.
Keputusan berdamai ini setelah kedua belah pihak bertemu dalam mediasi yang diinisiasi Kapolres Karawang dan Kepala Kejari Kabupaten Karawang.
"Jadi, sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak," katanya, Sabtu (1/10/2022).
Jaksa yang diduga menganiaya Jajang, guru SMA Negeri 5 Kabupaten Karawang bernama Tumpal. Mereka bersepakat tidak melanjutkan kasus tersebut.
"Akhirnya kedua belah pihak sama-sama bersedia memaafkan dan bersedia berdamai," terang Sutan mengutip Tribunjabar.id.
Tak hanya berdamai, keduanya pun saling meminta maaf atas peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu. Korban Jajang pun menerima permintaan maaf dari Jaksa Tumpal.
Dalam kesempatan tersebut, kata Sutan, pihak dari jaksa meminta maaf atas perbuatannya. Jajang juga telah menerima permohonan maaf tersebut.
Sebelumnya, Jajang mendatangi Polres Karawang melaporkan seorang jaksa yang diduga telah menganiayanya. Peristiwa penganiayaan itu pun terjadi pada Jumat (23/9/2022) siang.
Baca Juga: Bisnis Haram Dua Pemuda Pontianak: Beli Ekstasi di Beting, Jual ke Kubu Raya, Uang untuk Foya-Foya
"Lalu, pada saat korban keluar dari kelas, korban bertemu dengan terlapor. Terlapor lalu ngobrol dengan korban terkait Ibu Ana (Istri terlapor)," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
5 Panduan Takbiran di Bali Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
-
Nyepi 2026 Tahun Saka Berapa? Ini Maknanya
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Kalikangkung Jadi Titik Krusial, Kenaikan Kendaraan Capai 3 Ribu per Jam
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera