/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 14:32 WIB
Ilustrasi Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. (Jabarnews.com)

PURWAKARTA - Pemberitaan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Lesti Kejora menarik perhatian Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Diketahui, Lesti Kejora di KDRT Rizky Billar usai suaminya itu kepergok 'bermain api'. Akibatnya Lesti Kejora harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat dibanting dan dicekik suaminya.

Dedi Mulyadi memberi pesan kepada Lesti Kejora terhadap kasus KDRT yang menimpanya.

Padahal, Dedi Mulyadi yang tengah mengalami permasalahan rumah tangga atas gugatan cerai istrinya Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tak luput memperhatikan kasus KDRT Lesti Kejora.

Pesan Dedi Mulyadi itu sampaikan lewat akun yotube miliknya di kanal Kang Dedi Mulyadi Channel yang dikutip pada Selasa (4/10/2022).

Dalam video itu kang dedi mengaku kenal Lesti Kejora karena Kang Dedi pernah beberapa panggung mengundang Lesti Kejora untuk bernyanyi mengisi acara kang Dedi.

Dedi Mulyadi berpesan kepada Lesti Kejora untuk menghadapi masalah yang terjadi dan ambil hikmahnya.

“Saya sampaikan kepada dede Lesti hadapilah peristiwa yang dihadapi, ambil hikmahnya,” ucap Dedi Mulyadi melansir dari Jabarnews.com.

Dia juga megaskan bahwa kita akan sering kecewa kalau bukan mencintai secara total berserah sama yang maha kuasa.

Baca Juga: Dorong Berbagai Inovasi Pembiayaan Infrastruktur, DJPI PUPR Gelar CreatIFF 2022

“Bahwa kita boleh mencintai sesuatu, tetapi dengan mencintai sesuatu berserah secara total kalau bukan sama yang maha kuasa, bukan sama Allah sering kali kita ini kecewa,” tuturnya.

“Karena sesuatu yang kita berikan secara total itu, belum tentu kita dapatkan sesuai dengan yang kita harapkan,” tambahnya.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan kekaguman perjalanan dan perjuangan Lesti Kejora yang merangkak dari karir yang sederhana menjadi besar dan menjadi kebanggan orang sunda.

Perjalan panjang itu yang membuat Lesti Kejora besar, kang Dedi tegaskan bahwa kebesaran nama Lesti Kejora jangan sampai sirna dengan rasa kesedihan.

“kebesaran itu tidak boleh sirna dengan kesedihan yang bersifat personal,” pungkasnya. ***

Load More