PURWASUKA- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mencatat kejadian pohon tumbang dan patah paling banyak terjadi di 3 kecamatan selama triwulan ketiga tahun 2022.
Tiga kecamatan tersebut diantaranya; Kecamatan Bandung Wetan 25 kejadian, Cicendo, Sumur Bandung dan Coblong masing-masing 18 kejadian pohon tumbang atau pohon patah.
Selebihnya, pohon tumbang atau patah banyak terjadi di Kecamatan Lengkong 16 kejadian dan Kecamatan Cidadap sebanyak 10 kejadian.
“Beberapa faktor penyebab pohon tumbang atau jadi rawan tumbang, karena faktor alam, seperti cuaca ekstrem, pohon tua dan keropos. Faktor manusia juga ada, seperti tertabrak kendaraan, bekas galian proyek, pembakaran, drainase dan lainnya,” ungkap Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung, Roslina dalam siaran pers Humas Pemkot Bandung, Minggu, 9 Oktober 2022.
Selama triwulan ketiga tahun 2022 tercatat jumlah peristiwa pohon tumbang dan patah di Kota Bandung sebanyak 217 kejadian
Di antaranya peristiwa pohon tumbang sebanyak 108 kejadian dan patah dahan sebanyak 109 kejadian.
“Jenis pohon yang paling banyak tumbang atau patah di antaranya mahoni, kersen, angsana, beringin, dan ki acret,” kata dia.
Selain itu, tercatat klaim asuransi yang telah ditindaklanjuti sampai triwulan III 2022 sebanyak 28 kasus.
Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat. Namun, klaim ini hanya untuk kejadian dari pohon yang berada di lahan publik bukan privat. ***
Baca Juga: Pandeglang Diguncang Gempa Magnitudo 5,3, Gempa Dirasakan Sampai Sukabumi hingga Jakarta
Berita Terkait
-
Antisipasi Pohon Tumbang di Kota Bandung, 59 Pohon Ditebang dan 2.532 Pohon Dipotong
-
Cegah Pohon Tumbang, Pemkot Bandung Potong 2.532 Pohon Selama Triwulan Ketiga
-
Rawan Tumbang, Pengendara Kendaraan Diimbau Menghindari Parkir di Bawah Pohon
-
Sadis! Gerombolan OTK di Bandung Serang Lima Pemuda, Korban Alami Luka Tusuk di Perut
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
6 Sepeda Roadbike Termurah untuk Pemula 2026 dan Tips Memilihnya dari Cyclist
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan di Dairi, 2 Bocah Tewas Terlindas