/
Senin, 10 Oktober 2022 | 13:36 WIB
Pembersihan pohon tumbang BPBD Ciamis

PURWASUKA- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mencatat kejadian pohon tumbang dan patah paling banyak terjadi di 3 kecamatan selama triwulan ketiga tahun 2022.

Tiga kecamatan tersebut diantaranya; Kecamatan Bandung Wetan 25 kejadian, Cicendo, Sumur Bandung dan Coblong masing-masing 18 kejadian pohon tumbang atau pohon patah. 

Selebihnya, pohon tumbang atau patah banyak terjadi di Kecamatan Lengkong 16 kejadian dan Kecamatan Cidadap sebanyak 10 kejadian. 

“Beberapa faktor penyebab pohon tumbang atau jadi rawan tumbang, karena faktor alam, seperti cuaca ekstrem, pohon tua dan keropos. Faktor manusia juga ada, seperti tertabrak kendaraan, bekas galian proyek, pembakaran, drainase dan lainnya,” ungkap Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung, Roslina  dalam siaran pers Humas Pemkot Bandung, Minggu, 9 Oktober 2022. 

Selama triwulan ketiga tahun 2022 tercatat jumlah peristiwa pohon tumbang dan patah di Kota Bandung sebanyak 217 kejadian 

Di antaranya peristiwa pohon tumbang sebanyak 108 kejadian dan patah dahan sebanyak 109 kejadian. 

“Jenis pohon yang paling banyak tumbang atau patah di antaranya mahoni, kersen, angsana, beringin, dan ki acret,” kata dia. 

Selain itu,  tercatat klaim asuransi yang telah ditindaklanjuti sampai triwulan III 2022 sebanyak 28 kasus. 

Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat. Namun, klaim ini hanya untuk kejadian dari pohon yang berada di lahan publik bukan privat. *** 

Baca Juga: Pandeglang Diguncang Gempa Magnitudo 5,3, Gempa Dirasakan Sampai Sukabumi hingga Jakarta

Load More