/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:13 WIB
Ilustrasi penyebab gagagl ginjal akut misterius yang menyerang balita. (Istimewa)

PURWASUKA - Pemerintah pusat merespon cepat munculnya kasus gagal ginjal akut misterius yang dialami oleh sejumlah balita. Salah satunya dengan melakukan pelarang penjualan terhadap sejumlah merek obat sirop yang jadi biang keladi penyakit tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, penarikan sejumlah merek obat sirop yang dilakukan ini sebagai bentuk antisipasi bertambahnya korban akibat penyakit gagal ginjal akut misterius.

Pasalnya, ada korban jiwa dari sejumlah balita yang mengalami penyakit ini. Pihaknya juga, akan melakukan pengecekan terkait dengan penyakit ini.

“Sekarang untuk menghindari kemudharatan resiko yang jauh lebih besar, maka semua obat cair terutama sirop, stop dulu. Nanti baru kita cek mana sirop yang tadi mengakibatkan itu,” katanya pada Jumat (21/10/2022).

Muhadjir mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan juga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kasus tersebut.

Oleh karena itu, Muhadjir menambahkan, Kementerian PMK akan berkoordinasi dengan kementerian lain, yakni Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk penanganan dari sektor produksi dan peredaran.

“Saya sedang berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Perdagangan, Pak Mendag, dan Pak Kementerian Perindustrian karena itu yang berada di sektor hulu,” pungkasnya melansir dari PMJNews.com. 

Load More