/
Senin, 24 Oktober 2022 | 11:44 WIB
Situasi insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.)

PURWASUKA - Kapolresta Malang, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, korban insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan bertambah satu orang. Hingga saat ini, tercatat jumlah korban meninggal menjadi 135 orang.

“Iya benar,” katanya melansir dari PMJNews.com, Senin (24/10/2022).

Dia menjelaskan, korban yang dinyatakan meninggal yakni Farzah Dwi Kurniawan. Korban sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena mengalami luka dalam insiden kerusuhan tersebut.

Korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (23/10/2022) malam usai menjalani perawatan medis. Korban diketahui adalah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Sebelumnya diketahui, insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang ini terjadi usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya

Hingga akhirnya terjadi kerusuhan yang menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

Dalam tragedi tersebut, Polri menetapkan 6 orang sebagai tersangka, yakni Direktur Utama PT LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panpel laga Arema FC Abdul Haris, dan Security Officer Suko Sutrisno.

Selanjutnya tiga tersangka lain yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto selaku Kabagops Polres Malang, AKP Hasdarmawan selaku Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim, dan AKP Bambang Sidik Achmadi selaku Kasat Samapta Polres Malang.

Baca Juga: Nikita Mirzani Berniat Tinggalkan Rumah Mewahnya Gegara Baju dan Celana Nggak Muat di Lemari

Load More