PURWASUKA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat meminta masyarakat waspada terhadap potensi hujan dan angin kencang yang diprediksikan terjadi pada malam hari hingga dini hari.
Hal ini sebagaimana imbauan dalam peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat berlaku hari ini (Jumat, 28 Oktober 2022).
Dalam rilis peringatan dini tersebut, BMKG pusat menyebutkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi di beberapa Kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Berikut wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
1. Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sukabumi, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Jampang Tengah, NyalindungLengkong, Cikembar, Gunung Guruh, Kebonpedes, Pabuaran, Purabaya, Gegerbitung dan Sagaranten.
2. Kabupaten Majalengka
Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kabupaten Majalengka meliputi wilayah; Dawuan, Kadipaten, Jatiwangi, Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Panyingkiran, Cigasong dan Kasokandel.
3. Kabupaten Sumedang
Di Kabupaten Sumedang, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Ujungjaya, Conggeang, Paseh dan Tomo.
4. Kabupaten Cianjur
Sedangkan di Kabupaten Cianjur, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang hanya berpotensi di wilayah Takokak.
5. Kabupaten Indramayu
Di Kabupaten Indramayu, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kroya, Gabuswetan, Cikedung, Lelea, Losarang, Kandanghaur, Gantar, Trisi.
Baca Juga: Rachel Vennya Dihujat Warganet Gara-gara Pamer Foto Telanjang
6. Kabupaten Subang
Sementara di Kabupaten Subang, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Ciasem, Pamanukan, Blanakan, Patokbeusi, Legonkulon, Cikaum, Sukasari, Tambakdahan.
7. Kota Sukabumi
Lalu di Kota Sukabumi, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Citamiang, Warudoyong, Baros, Lembursitu dan Cibeureum. ***
Berita Terkait
-
Update BMKG, 6 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor
-
Ramalan Cuaca Karawang Sabtu 29 Oktober 2022, Hujan Gak Ya?
-
Jadi Langganan Banjir, Bupati Karawang Minta Instansi Terkait Lakukan Hal Ini
-
Warga Purwakarta Cek Dulu Ramalan Cuaca Sabtu 28 Oktober 2022
-
Warga NTB Diminta Waspada Gelombang Tinggi Dan Hujan Hingga Malam
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah
-
Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota
-
iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta
-
Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas
-
5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
-
Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
-
Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026
-
Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida
-
Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan