PURWASUKA - Melihat potensi sumber daya alam, kompetensi SDM, dan akar sosial-budaya yang kuat, produk herbal di Indonesia atau yang biasa dikenal dengan istilah jamu ini semestinya dapat mendunia.
Seperti, Gentong Geulis produk jamu tradisional yang memiliki kesan milenial dan kekinian asli buatan warga Purwakarta itu terus mengepakan sayap merambah pasar internasional.
Untuk merambah Pasar Internasional, kali ini jamu racikan warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta itu hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, pada 13-14 November 2022.
Diketahui, beberapa waktu lalu Gentong Geulis juga turut hadir dalam ajang Pameran dagang skala internasional terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 yang resmi dibuka Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten.
Dengan demikian, menjadi bukti rasa dan kualitas jamu Gentong Geulis bisa tidak main-main dalam melangkah serta tentunya disukai semua kalangan lokal maupun internasional.
Owner sekaligus CEO Gentong Geulis, Ita Sumanti, menyebut produk jamu kini tak hanya identik dengan minuman obat penambah stamina atau penghilang pegal bagi masyarakat pedesaan, seperti halnya Gentong Geulis ini.
"Jamu kini tak hanya dibatasi dalam arti obat atau produk penyembuhan saja. Seperti Gentong Geulis, berbahan alami dengan komposisi enam rempah-rempah ini sangat baik untuk daya tahan tubuh, meningkatkan imunitas. Gentong Geulis juga bisa untuk meredakan nyeri dan peradangan," Ungkap Ita, Senin (14/11/2022).
Untuk terus mengenalkan produk UMKM asli Purwakarta, kata dia, Gentong Geulis ada dalam jajaran Booth yang dihadirkan untuk menyambut para tamu Negara di rangkaian kegiatan G20 di Nusa dua Bali.
"Karena pastinya hanyalah produk ungulan yang di hadirkan dalam acara internasional itu, tentunya saya merasa bangga dan berterima kasih karena telah mendapat kesempatan hadir disini selain dapat mempromosikan hasil Karya kami juga memberikan edukasi tentang jamu kepada dunia juga manfaat daripada rempah-rempah yang Ada di Tanah Air Indonesia," Jelas Ita.
Baca Juga: Kisah Para Dukun yang Menjaga Hutan Tersisa di Pulau Bangka
Dirinya berharap, dengan hadirnya Gentong Geulis di KTT G20 tersebut produk Gentong Geulis lebih dikenal masyarakat luas dan membuat produk asli Purwakarta ini dikenal Dunia.
"Semoga semua rangkaian acara G20 berjalan lancar sukses dan Indonesia semakin makin Jaya di mata Dunia dengan semua persembahan wisata juga keaneka ragam budaya serta produk dengan kearifan lokal masing-masing provinsi, terutama UMKMnya bangkit bersama Kita Pasti Bisa," tutur Ita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Buka Puasa Palembang 15 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Waktu Magrib Hari Ini
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Minggu 15 Maret 2026
-
Pesona Fortuner 4.000cc yang Tampil Gagah, Segini Harganya
-
5 Deodoran Wanita yang Bikin Tetap Harum Sepanjang Silaturahmi Lebaran
-
Sempat Vakum Usai Bercadar, Kartika Putri Kembali ke Medsos atas Arahan Suami
-
Jika Kritik Tak Lagi Aman, Ke Mana Arah Demokrasi Indonesia?
-
Review Diikutin Stalker 30 Menit: Nichkhun 2PM Terpaksa Pulang Diantar Mobil Patroli
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk Pemula yang Irit BBM dan Hemat Perawatan
-
Jangan Sampai Muntah di Jalan! Ini 8 Trik Rahasia Agar Perut Anti Mabuk Saat Mudik
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun