PURWASUKA-Lima belas (15) kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat masuk level waspada rawan banjir, longsor.
Selain banjir dan longsor, 15 kabupaten dan kota di Jawa Barat pun rawan guguran bebatuan atau erosi tanah dan bencana lainnya dampak dari hujan lebat.
Hal tersebut berdasarkan prakiraan dampak hujan lebat di Jawa Barat yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Selasa 15 November 2022) sampai Kamis, 17 November 2022.
Level Waspada
1. Kabupaten Bandung
2. Kabupaten Sumedang
3. Kota Banjar
4. Kota Bogor
5. Kabupaten Indramayu
6. Kabupaten Pangandaran
7. Kabupaten Purwakarta
8. Kabupaten Bekasi
9. Kota Bandung
10. Kabupaten Ciamis
11. Kabupaten Bogor
12. Kota Bekasi
13. Kabupaten Cirebon
14. Kabupaten Garut
15. Kabupaten Subang
Dalam peringatannya, BMKG menyarankan masyarakat Jawa Barat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Terutama untuk masyarakat yang tinggal di kabupaten dan kota di Jawa Barat yang rawan terhadap banjir dan longsor serta bencana lainnya dampak dari hujan lebat. ***
Berita Terkait
-
6 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor
-
Cuma Ini yang Bisa Selamatkan Nyawa Jika Ada Tsunami Setinggi 34 Meter di Pantai Selatan Jawa Barat
-
Sepanjang November 2022 Jawa Barat Berpotensi Diterjang Bencana Hidrometeorologi
-
Selasa dan Rabu, Hujan Lebat Bakal Terjadi di Semua Wilayah Kaltim
-
BMKG Deteksi 30 Titik Panas Baru di Kaltim
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim