PURWASUKA-Delapan (8) kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat masuk level waspada rawan banjir, longsor.
Selain banjir dan longsor, 8 kabupaten dan kota di Jawa Barat pun rawan guguran bebatuan atau erosi tanah dan bencana lainnya dampak dari hujan lebat.
Hal tersebut berdasarkan prakiraan dampak hujan lebat di Jawa Barat yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Jumat, 18 November 2022).
Level Waspada
1. Kota Banjar
2. Kabupaten Bandung
3. Kota Bandung
4. Kota Cimahi
5. Kabupaten Bandung Barat
6. Kabupate Garut
7. Kota Depok
8. Kabupaten Sumedang
Dalam peringatannya, BMKG menyarankan masyarakat Jawa Barat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Terutama untuk masyarakat yang tinggal di kabupaten dan kota di Jawa Barat yang rawan terhadap banjir dan longsor serta bencana lainnya dampak dari hujan lebat. ***
Berita Terkait
-
Siaga Banjir dan Longsor di 9 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat
-
22 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Berpotensi Diterjang Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Simak Dimana Saja
-
Pemkot Surabaya salurkan dana bantuan Rp 250 Juta untuk Bangun Rumah Korban Banjir Trenggalek
-
Waspada, Wilayah Banten Hari Ini Diprediksi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
-
Andi Sudirman Beri Bantuan Penanganan Banjir Hingga Bibit Pertanian Rp15,8 Miliar ke Kabupaten Gowa
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Bacaan Niat dan Cara Sholat Idulfitri Makmum yang Benar, Lengkap dengan Sunnahnya
-
Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten
-
Kapan Malam Takbiran Idulfitri 2026? Cek Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik
-
Amal Jariyah untuk Sahabat, Shireen Sungkar Bangun Sumur Wakaf Atas Nama Vidi Aldiano
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Ini Supaya Tidak Tertinggal
-
Legislator PDIP Minta Dalang Penyiraman Andrie Yunus Diungkap, Jangan Hanya Pelaku Lapangan
-
Timnas Indonesia Salip Ranking Malaysia yang Kena Sanksi Imbas Skandal Naturalisasi
-
Belajar Melepaskan: Bagaimana Proses Decluttering Mengajarkan Kita Hidup Lebih Ringan
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman