PURWASUKA- Daftar kabupaten dan kota di Jabar yang berpotensi diterjang bencana hidrometeorologi kembali dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat.
Prospek bencana hidrometeorologi di Jawa Barat yang disampaikan BMKG tersebut berlaku selama bulan November 2022.
Berikut kabupaten dan kota di Jawa Barat yang berpotensi diterjang bencana hidrometeorologi selama November 2022;
Kamis 24 November 2022
Bencana hidrometeorologi yang berpotensi di Kabupaten Majalengka dan Cianjur yakni; hujan disertai kilat dan angin kencang serta topan.
Sedangkan di Kabupaten Sukabumi, bencana hidrometeorologi yang berpotensi hanya hujan disertai kilat dan angin kencang serta longsor.
Jumat 25 November 2022
Bencana hidrometeorologi yang berpotensi di Kabupaten Ciamis, Kota Cirebon dan Kabupaten Tasikmalaya berupa hujan disertai kilat dan angin kencang serta banjir.
Di Kota Bogor, bencana hidrometeorologi yang berpotensi berupa hujan disertai kilat dan angin kencang serta banjir bandang.
Kabupaten Tasikmalaya, bencana hidrometeorologi yang berpotensi berupa hujan disertai kilat dan angin kencang serta longsor.
Sabtu 29 November 2022
Sementara di Kabupaten Sumedang, bencana hidrometeorologi yang berpotensi di Sabtu 29 November 2022 yakni, hujan disertai kilat dan angin kencang serta longsor.
Baca Juga: Diminta Jokowi Tumbuhkan Kepercayaan Global, Peserta Munas HIPMI Malah Berantem
Minggu 23 November 2022
Potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Karawang yakni, hujan disertai kilat dan angin kencang serta banjir.
Sedangkan potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Cirebon, hujan disertai kilat dan angin kencang serta topan.
Di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Ciamis serta Ciamis berpotensi hujan disertai kilat dan angin kencang, serta berpotensi diterjang longsor atau guguran tanah. ***
Berita Terkait
-
Kisah Seorang Ibu di Cianjur yang Nekat Terjang Reruntuhan untuk Selamatkan Anaknya yang Tertimpa Atap Rumah
-
Adik Dinar Candy Masih Hilang, Ini Cara Mengetahui Kondisi Korban Gempa Cianjur
-
Waspada! Curah Hujan di Jawa Tengah Masih Tinggi, Ini Penjelasan BMKG
-
162 Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Sebut Kemungkinan Korban Bertambah Karena..
-
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Angin di Sejumlah Wilayah Jatim Hari Ini
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Mengenal Yayasan Bunga Kemboja, Benarkah Vidi Aldiano Mendaftar Jadi Anggota Sebelum Meninggal?
-
Fabio Lefundes: Menurut Kalian, Apakah Persib Bandung Punya Kualitas yang Buruk?
-
Promo JSM Alfamart Diperpanjang, Minyak Goreng 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Lebih Indah dari Dialog di Film, Sheila Dara Janji Tetap Pilih Vidi Aldiano di 10 Ribu Kehidupan
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut