PURWASUKA - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dilarang untuk bepergian ke luar kota saat malam Tahun Baru 2023 oleh Bupati Anne Ratna Mustika.
Ambu Anne sapaan akrbanya meminta para ASN sebaiknya liburan tahun baru di wilayah Kabupaten Purwakarta saja. Alasannya, agar sektor pariwisata dan perekonomian Kabupaten Purwakarta meningkat.
"Saya minta para pejabat dan ASN Pemkab Purwakarta malam Tahun Baru di Purwakarta, tidak ada yang liburan ke luar kota," ujarnya, Senin (12/12/2022).
Menurutnya, Kabupaten Purwakarta memiliki obyek wisata unggulan yang tak kalah dengan kota lainnya. Selain itu, ini pun bisa mendongkrak industri kecil dan usaha mikro di Kabupaten Purwakarta.
"Liburannya di Purwakarta saja, seperti ke wisata kuliner Wanayasa, Plered dan tempat wisata yang ada di Purwakarta. Dengan liburan di Purwakarta pasti belanja atau jajannya di Purwakarta dan bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.
Ambu Anne menerangkan, pada momen pergantian tahun nanti Pemkab Purwakarta akan menggelar acara tablik akbar dan doa bersama di Alun-alun.
Tak hanya itu saja, untuk menghibur warga pihaknya telah mengintruksikan agar diadakan pertunjukan Air Mancur Sri Baduga pada malam pergantian tahun.
"Untuk malam Tahun Baru mudah-mudahan pertunjukan Air Mancur Sri Baduga diberikan izin oleh pak Kapolres dan pak Dandim, karena kalau tidak ada pertunjukan takutnya warga Purwakarta pada ke luar dan liburannya nanti uangnya dibelanjakan di luar Purwakarta," ucap Ambu Anne mengutip dari Sinarjabar.com.
Dalam kesempatan itu, Ambu Anne juga mengajak para ASN di lingkup Purwakarta untuk melaksanakan gerakan belanja di warung tetangga guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Baca Juga: Ungkapan Legowo Ayah Lesti Kejora Sikapi Perbuatan Rizky Billar: Saya Juga Manusia Biasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026