PURWASUKA - Hewan mitologi kuda bersayap atau dikenal pegasus tidak hanya ada di negara Yunani saja. Tetapi di Kabupaten Purwakarta pun terdapat mitos yang mirip dengan pegasus.
Mitos kuda bersayap terbang diyakini masyarakat setempat sebagai penunggu Gunung Cupu yang berlokasi di Desa Anjun, Kecamatan Plered.
Kuda tersebut disebutkan merupakan milik seseorang tokoh yang bernama Cupu Manik atau Eyang Dalem Cupu Manik.
Berdasarkan keterangan dari para tetua desa, kuda bersayap itu sering seliweran terbang dari satu gunung ke gunung lainnya. Semisal dari Gunung Cupu ke Gunung Hejo.
Masyarakat setempat sangat meyakini keberadaan kuda bersayap itu. Salah satu buktinya yakni adanya jejak kaki kuda yang nampak jelas di salah satu bagian Gunung Cupu.
Selain jejak kuda bersayap, di Gunung Cupu juga terdapat sebuah gua kecil yang sering dijadikan sebagai tempat pertapaan untuk mencari wangsit dari Yang Maha Kuasa.
Tak sedikit warga setempat dan luar Kabupaten Purwakarta yang sengaja datang ke lokasi tersebut dengan berbagai macam tujuan.
Meski demikian, sebagian masyarakat menganggap bahwa keberadaan kuda bersayap di Gunung Cupu hanya sebagai mitos semata, atau hewan yang tak nyata keberadaannya.
Perlu diketahui, Gunung Cupu juga dikenal sebagai salah satu obyek wisata yang banyak didatangi pendaki saat musim libur atau akhir pekan.
Baca Juga: Warganet Curiga Melaney Ricardo Bukan Perempuan Tulen, Istri Tyson Lynch Auto ke Dokter Kandungan
Adapun kondisi Gunung Cupu ini hanya sebatas gunung batu dengan kontur tanahnya yang penuh dengan bebatuan. Ketinggian pun diperkirakan hanya 300 meter diatas permukaan laut (MDPL).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus
-
Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci