PURWASUKA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan adanya masalah di 8 proyek pekerjaan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang tahun 2021. Atas temuan ini, ada indikasi kerugian negara sebesar Rp1,8 miliar.
Adanya temuan ini pun, kemudian pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karawang tengah menelusurinya. Bahkan saat ini Kejari Karawang tengah mengumpulkan sejumlah data terkait temuan BPK RI ini.
“Sedang proses pengumpulan data, jadi belum tau kebenaran adanya dugaan pelanggaran hukum dari proyek tersebut. Kami belum siap memberikan informasi karena baru proses,” ujar Kasi Intel Kejari Karawang, Rudi Iskonjaya pada Selasa (13/12/22).
Rudi menerangkan, pihaknya belum bisa menyimpulkna terkait temuan ini. Pasalnya baru dilakukan pengumpulan data sehingga memerlukan waktu.
“Baru juga kita proses belum ada kesimpulan,” ucapnya mengutip dari Tvberita.co.id.
Sebelumnya, BPK RI menemukan adanya kelebihan bayar pada proyek delapan gedung Puskesmas tersebut. Hal ini diketahui daring laporan keuangan Dinkes Karawang.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Pada Dinkes Kabupaten Karawang, Rusli Gunawan membenarkan atas temuan dari BPK RI tersebut.
Namun demikian, pihak kontraktor sedang dalam proses pengembalian uang kelebihan bayar tersebut.
Bahkan, dikatakan Rusli bahwa tiga dari tujuh kontraktor sudah mengembalikan uang kelebihan bayar itu.
Baca Juga: Timnas Kamboja Rilis Skuad untuk Piala AFF 2022, Ada Striker yang Main di MLS
“Sudah, dalam proses semua, seperti CV LM pengerjaan Puskesmas Loji. CV lq pengerjaan gudang farmasi. Dan PT CAP pengerjaan Puskesmas Anggadita. Untuk 6 Puskesmas dan 1 gudang farmasi, itu memang ditangani langsung oleh Dinkes. Namun yang rumah sakit itu dilaksanakan langsung oleh pihak rumah sakit,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement