PURWASUKA - Borneo FC Samarinda mempertontonkan permainan ciamik saat bersua Bali United FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (15/12). Meski hanya diperkuat 10 pemain, Pesut Etam tetap berhasil membenamkan Serdadu Tridatu dengan skor mencolok, 1-3.
Kedua tim sejatinya sama-sama tampil apik di paruh pertama. Namun, tidak ada gol yang tercipta pada 45 pertama. Di babak kedua, Borneo FC harus kehilangan salah satu pemainnya, Muhammad Sihran karena kartu merah.
Namun, situasi tersebut tak membuat permainan Stefano Lilipaly cs mengendur. Bahkan dengan komposisi 10 pemain, permainan Pesut Etam kian trengginas. Tiga gol berhasil dicetak anak-anak Samarinda pada babak kedua.
Tiga gol Borneo masing-masing dicetak oleh Andy Harjito (53’), Agung Prasetyo (62’), dan Jonathan Bustos yang menutup pesta Borneo melalui titik putih pada waktu tambahan di pengujung laga. Sedangkan satu gol Bali United dicetak oleh mantan pemain Borneo FC, Lerby Eliandry.
Pelatih Borneo FC Samarinda Andre Gaspar menilai hasil ini sangat luar biasa. Terlebih pemainnya memenangkan laga dengan kondisi kehilangan satu pemain di babak kedua. Dia memuji kerja keras anak asuhnya yang tetap fokus meski bermain dengan 10 pemain.
“Kita melakukan organisasi dengan bagus dan kita cetak gol pertama. Dan babak kedua kita ada kartu merah, tapi semangat juang kita bagus dan luar biasa. Tim kita main bagus. Semua pemain kerja keras. Saya senang sekali dengan pertandingan ini,” terang Andre Gaspar.
Selepas bermain imbang kontra PSS Sleman, pelatih berkebangsaan Brasil itu mencoba membenahi kinerja lini per lini. “Strategi kita sudah mulai kita ubah sejak lawan PSS Sleman. Kita bikin rotasi dan hampir semua pemain bisa main. Dan hari ini semua pemain fresh dan dalam kondisi bagus,” ujar Gaspar.
Sementara itu, pencetak gol pertama Borneo FC, Andy Harjito, mengaku senang dirinya bisa berkontribusi bagi kemenangan timnya. “Alhamdulillah tim Borneo FC diberikan kemenangan tiga poin. Semoga ke depannya lebih baik lagi,” papar Andy.
Kemenangan itu membuat Pesut Etam sukses merebut posisi puncak klasemen dari Bali United. Keduanya sama-sama mengoleksi 30 poin. Tetapi tim kebanggaan publik Kota Tepian unggul selisih gol. Adapun berikutnya, Borneo FC akan menghadapi RANS Nusantara FC pada Senin (19/12).***
Baca Juga: Spanyol Gagal Total di Piala Dunia 2022, Sergio Busquets Gantung Sepatu
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan