PURWASUKA - Penempatan pedagang kaki lima di Pasar Proklamasi Rengasdengklok akan diatur oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Alasannya agar lebih tertib dan tidak semrawut seperti yang terjadi di Pasar Rengasdengklok lama.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri. Dia menerangkan, penampatan ini agar Pasar Proklamasi terlihat lebih rapih.
"Kondisi yang sudah mulai terlihat semrawut di pasar Rengasdengklok yang lama harus segera diselesaikan," ucapanya pada Kamis (5/1/2023).
Dia meminta, pihak pengembang Pasar Proklamasi bersama dengan perangkat daerah terkait agar melaksanakan instruksinya ini. Sehingga penempatan pedadang di Pasar Prokalamasi tetap sama seperti Pasar Rengasdengklok lama.
"Kalau berbicara mengenai Pasar Proklamasi, targetnya bukan jangka pendek, tapi jangka panjang," ucap Acep.
Sekda meminta agar Dinas PUPR dan Disperindag untuk membuat skema penempatan pedagang kaki lima. Hal itu diperlukan agar Pasar Proklamasi yang baru ditempati para pedagang itu kondisinya tidak semrawut.
Disampaikan pula agar Satuan Polisi Pamong Praja bersama Polri dan TNI menyisir para pedagang untuk pendataan.
"Jangan sampai ada pedagang yang masih buka di Pasar Rengasdengklok yang lama, punya lapak juga di depan Pasar Proklamasi dari depan sampai belakang. Kita atur semua soal hak dan kewajiban agar lebih nyaman," melansir dari Antara.
Sementara itu, Pasar Proklamasi Rengasdengklok yang baru itu dibangun oleh pihak ketiga, PT Visi Indonesia Mandiri (VIM).
Baca Juga: Seoul Music Awards ke 32 Umumkan Lineup Pembawa Acara, Ada Minho SHINee
Pasar Proklamasi Rengasdengklok yang baru itu dibangun di atas lahan sekitar 5 hektare.
Bangunan tersebut bernilai investasi sebesar Rp116 miliar dan nantinya akan tergabung dengan terminal angkutan umum dan kendaraan bongkar muat barang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!
-
Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit
-
Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure
-
Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh