PURWASUKA- Prakiraan cuaca di tempat wisata dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat.
Prakiraan cuaca di tempat wisata yang disampaikan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat tersebut berlaku hari ini (Selasa, 24 Januari 2023).
Bagi masyarakat yang hendak berwisata atau bepergian ke beberapa destinasi di Jawa Barat sebaiknya simak lebih dahulu informasi prakiraan cuaca di tempat wisata Jawa Barat.
Berikut informasi prakiraan cuaca di tempat wisata yang dirilis BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat diantaranya;
Taman Safari Bogor
Cuaca di Taman Safari Bogor, pada pagi hari diperkirakan berawan. Sedangkan siang sampai malam hari hujan sedang dan malam hari kembali berawan.
Pantai Pameungpeuk Garut
Cuaca di Pantai Pameungpeuk Garut cerah berawan di pagi hari, siang hujan ringan dan malam hari kembali cerah berawan dini hari berawan.
Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran, cuaca di pagi hari cerah berawan. Sedangkan siang hari hujan ringan dan malam hari berawan, dini hari udara kabur.
Observatorium Bosscha Lembang
Cuaca di Observatorium Bosscha Lembang pada pagi sampai siang hari diperkirakan hujan ringan. Sedangkan malam hingga dini hari berawan.
Kawah Putih Ciwidey
Kawah Putih Ciwidey, cuaca pada pagi hari berawan. Sedangkan siang hari hujan ringan, dan malam hingga dini hari berawan.
Baca Juga: 11 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Rinciannya
Makam Sunan Gunung Jati Cirebon
Makam Sunan Gunung Jati Cirebon, cuaca pagi hari berawan. Siang sampai malam hari hujan ringan, dan dini hari berawan.
Pelabuhan Ratu Sukabumi
Pelabuhan Ratu Sukabumi, pada pagi, siang, malam hingga dini hari diperkirakan hujan ringan.
Kebun Raya Bogor
Di Kebun Raya Bogor, cuacanya cerah berawan di pagi hari. Sedangkan siang hari hujan ringan, dan malam hingga dini hari berawan.
Geopark Ciletuh Sukabumi
Cuaca di Geopark Ciletuh Sukabumi berpotensi hujan ringan di sepanjang hari. ***
Sumber:
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat
Berita Terkait
-
11 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Rinciannya
-
Prakiraan Cuaca di Jawa Barat Selasa 24 Januari 2023, Berikut Informasinya
-
Informasi Prakiraan Cuaca Bandung Raya Selasa 24 Januari 2023, Berikut Penjelasannya
-
Usai Cianjur, Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Tanggamus Lampung Pagi Ini
-
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Cianjur Selasa Dini Hari, Waspada Lindu Susulan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi