PURWASUKA – Dua bela (12) kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat masuk level waspada rawan banjir, longsor atau bencana hidrometeorologi.
Selain banjir dan longsor, dua belas kabupaten dan kota di Jawa Barat pun berpotensi rawan guguran bebatuan atau erosi tanah dan bencana lainnya dampak dari hujan lebat.
Hal tersebut berdasarkan prakiraan dampak hujan lebat di Jawa Barat yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Selasa 14 Februari 2023).
Level Waspada
1. Kota Bogor
2. Kabupaten Cirebon
3. Kabupaten Kuningan
4. Kabupaten Tasikmalaya
5. Kota Tasikmalaya
6. Kabupaten Sukabumi
7. Kabupaten Bogor
8. Kota Cirebon
9. Kabupaten Ciamis
10. Kabupaten Garut
11. Kabupaten Cianjur
12. Kabupaten Bekasi
Dalam peringatannya, BMKG menyarankan masyarakat Jawa Barat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Terutama untuk masyarakat yang tinggal di kabupaten dan kota di Jawa Barat yang rawan terhadap banjir dan longsor serta bencana lainnya dampak dari hujan lebat. ***
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Selasa 14 Februari 2023, Hujan Sepanjang Hari di Sebagian Wilayah Jawa Barat
-
Banyuwangi Setelah 3 Hari Terendam Banjir, Sampah dan Alih Fungsi Lahan Kian Memperparah
-
Prakiraan Cuaca di Bandung Raya Selasa 14 Februari 2023, Begini Kata BMKG
-
86 Titik Banjir Kota Makassar Tersebar di 12 Kecamatan, Hampir 3 Ribu Orang Jadi Korban
-
Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Begini Kata BMKG
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Nama Masuk Pencarian Penyidik, Silmy Karim Penuhi Panggilan KPK
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel