PURWASUKA –Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Wali Kota Bandung Yana Mulyana melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung terlibat politik praktis.
Apabila ASN di Pemkot Bandung terbukti terlibat politik praktis, maka akan ada sanksi hukum.
“Berkenaan dengan pesta demokrasi (Pemilu) di 2024. Saya menegaskan kepada seluruh ASN untuk tidak terlibat politik praktis atau menunjukkan keberpihakan kepada salah satu kontestan,” kata Yana Mulyana, Bandung, Sabtu 18 Februari 2023.
“Jika ASN terlibat politik praktis akan menimbulkan konsekuensi hukum. Oleh karenanya, ASN harus taat pada aturan,” sambung Yana Mulyana.
Wali Kota Bandung asal Partai Gerindra ini pun kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Bandung agar menaati segala aturan yang ada.
“Setiap pelanggaran tentu akan menimbulkan konsekuensi hukum.Untuk itu saya meminta kepada para pejabat untuk bersandar kepada peraturan undang-undang yang berlaku,” tegas dia.
Selain meminta Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tidak terlibat politik praktis, ia pun mendorong Aparatur Sipil Negara untuk terus berinovasi mengembangkan potensi dalam tugas yang diembannya.
“Aparatur Sipil Negara harus mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi pada bidang tugas yang diamanahkan,” pinta dia. ***
Berita Terkait
-
PPP Jawa Barat Optimis Bisa Mengulang Sukses Pemilihan Umum 2014 di Pemilu 2024
-
Setahun Jelang Pemilu 2024 di Purwakarta, Bawaslu dan KPU Purwakarta Diingatkan Ini Oleh Polisi
-
Bawaslu Purwakarta Gelar Apel Siaga Pengawasan Setahun Jelang Pemilu 2024
-
Hoaks Marak Jelang Pemilu 2024, Begini Kata Thoriqoh Nashrullah Fitriyah
-
Pengamat UGM Sebut Diskursus Pemilu 2024 Masih Terjebak pada Isu Figur Bukan Program
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Tecno Camon 50 vs Camon 50 Pro 5G: Duel HP Tecno Terbaru 2026, Pilih Mana?
-
Korupsi Rp18 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Absen Pemeriksaan Kejati Jabar Alasan Sakit
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Wakil Bupati Indramayu Syaefudin Ditetapkan Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD Rp18 Miliar
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang