PURWASUKA - Puluhan rumah di Desa Lemahmukti, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang rusak disapu angin puting beliung pada Minggu, 26 Februari 2023 malam.
Kepala Desa Lemahmukti, Damung mengatakan, rumah warga mengalami kerusakan bervariatif mulai dari ringan hingga berat dan tersebar di sejumlah RT.
“Rumah warga yang terdampak sebanyak 51 rumah,” katanya.
Dari data yang berhasil dihimpun, disebutkan 41 rumah alami rusak ringan, enam rusak sedang dan empat rusak berat.
Kerusakan rumah sebagian besar terjadi bagian atas yakni atap atau genteng, kemudian ada juga rumah yang mengalami rumah rusak parah karena tertimpa pohon yang roboh akibat terjangan angin puting beliung.
“Ada 4 rumah yang rusak berat, 1 rumah tertimpa pohon dan 3 rumah lainnya atapnya ambruk,” ucapnya mengutip dari Pojoksatu.id.
Damung menyebutkan, dalam insiden tidak ada korban jiwa. Namun demikian kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
“Alhamdullilah tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” ucapnya.
Sementara itu, Salah seorang warga korban angin puting beliung, Koyah mengatakan jika kejadian sapuan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 8 malam. Selain angin kencang disertai juga hujan deras.
Baca Juga: Disini Lokasi Layanan SIM Keliling Karawang Senin 27 Februari 2023
“Pada saat kejadian, terdengar hempasan angin disertai hujan lebat,” katanya.
Akibat kejadian itu, katanya, atap rumah beterbangan. Bahkan tetangga rumah sebagian atapnya tak tersisa karena hempasan angin kencang itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta