/
Kamis, 27 April 2023 | 12:52 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.. (Instagram/luhut.pandjaitan)

PURWASUKA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan sebut El Nino yang diprediksi akan terjadi di Indonesia bisa sebabkan inflasi.

Diketahui, melalui instagram resminya @luhut.pandjaitan pada 26 April 2023 kemarin menuliskan bahwa hari pertama usai libur Lebaran 2023 mengalami peningkatan suhu.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia menyatakan bahwa fenomena La Nina yang telah terjadi selama tiga tahun berturut-turut dan membawa cuaca lebih basah akhirnya telah berakhir.

"Sebagai gantinya El Nino akan membawa suhu menjadi tinggi sehingga membuat cuaca menjadi lebih kering." tulis Luhut Binsar Pandjaitan.

Berdasarkan data Luhut juga mengungkap bahwa, suhu laut juga telah mencapai rekor tertingginya setelah terakhir terjadi pada tahun 2016 yang lalu. 

"Belum lagi gelombang panas yang mendorong rekor suhu tertinggi di Asia akhir-akhir ini. Dari pemodelan cuaca yang kami dapatkan El Nino di prediksi akan terjadi pada Agustus 2023 meski ketidakpastian tingkat keparahan El Nino masih sangat tinggi." sambungnya.

Belajar dari pengalaman tahun 2015 lalu yang terjadi di Indonesia, Luhut mewaspadi dampak dari El Nino berpotensi menyebabkan kekeringan yang luas dan juga kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah. 

"Hal ini tentunya berkorelasi terhadap turunnya produksi pertanian dan pertambangan berdasarkan data IMF." 

"Belum lagi dampak luas terhadap inflasi Indonesia dikarenakan besarnya kontribusi inflasi pangan terhadap inflasi keseluruhan. Hal ini terjadi karena diperkirakan 41% lahan padi mengalami kekeringan ekstrim di tahun tersebut." 

Baca Juga: Peluang Mahfud MD Kecil, Posisi Cawapres Ganjar Bakal Jadi Rebutan Elite Parpol

Data World Food Programme bahkan menyebut bahwa 3 dari 5 rumah tangga kehilangan pendapatan akibat kekeringan, dan 1 dari 5 rumah tangga harus mengurangi pengeluaran untuk makanan akibat kekeringan.

"Untuk itu, kami akan bersiap dalam kondisi yang paling ekstrem sekalipun. Saya meminta seluruh K/L terkait juga Pemerintah Daerah untuk mulai bersiap sejak dini, memperhitungkan segala langkah yang mesti ditempuh agar pengalaman buruk delapan tahun lalu tidak terulang kembali. Setidaknya sejak saat ini kami menyiapkan teknologi modifikasi cuaca sebagai senjata menghadapi El Nino."

Atas hal tersebut, Luhut mengingatkan masyarakan di Indonesia untuk waspada dan saling menjaga di masa masa sulit seperti ini sehingga kerugian yang terjadi akibat peralihan cuaca bisa kita reduksi bersama demi kemaslahatan masyarakat Indonesia seluruhnya.***

Load More