PURWASUKA - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Senin, 1 Mei 2023, ratusan buruh di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat berencana untuk menggelar aksi di DKI Jakarta.
Keberangkatan ratusan buruh ke DKI Jakarta itu disampaikan langsung oleh sejumlah perwakilan aliansi buruh yang ada di Kabupaten Purwakarta pada pertemuan dengan pihak Polres Purwakarta, Polda Jabar pada Jumat (28/4/2023) kemarin.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasat Intelkam Polres Purwakarta, AKP Asep Rahman mengatakan, akan ada sekitar 600 buruh asal Kabupaten Purwakarta yang akan melakukan aksi May Day di DKI Jakarta.
"Kami telah melakukan pertemuan dengan aliansi buruh di Purwakarta, seperti SP/SB KSPSI, FSPMI, SPN dan PPMI. Berdasarkan laporan dari perwakilan buruh bahwa mereka memutuskan untuk lakukan aksi ke Jakarta," kata Asep, pada Minggu, 30 April 2023.
Ia mengatakan, ratusan buruh yang akan berangkat ke Jakarta dalam peringati Hari Buruh akan berkumpul di Simpang Sadang Purwakarta.
"Kami akan melakulan pengawalan serta berkomunikasi kepada para aliansi buruh terkait eskalasi atau peningkatan jumlah buruh yang berangkat ke Jakarta," Jelas Asep.
Selain itu, ia mengatakan, Satlantas Polres Purwakarta juga akan mengawal rombongan buruh hingga perbatasan Kabupaten Karawang.
Sementara itu, Pengurus Federasi Serikat Metal Indonesia (FPSMI) Purwakarta, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa FPSMI akan berangkat dengan jumlah massa aksi sekitar 300 orang.
"Dalam agenda May Day, kegiatan pemberangkatan kami ke Jakarta untuk sementara akan gunakan lima bus dan kendaraan pribadi dengan jumlah massa aksi sekitar 300 orang," Ungkap Wahyu.
Baca Juga: Juarai MotoGP Spanyol 2023, Francesco Bagnaia: Ini Mungkin Kemenangan Terbaik Saya
Keberangkatan aksi dengan tujuan DKI Jakarta dalam peringatan May Dayjuga disampaikan oleh Panglima Brigade Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Purwakarta Tondi Binsar.
Ia mengatakan bahwa pihaknya akan melalukan pemberangkatan ke Jakarta dengan menggunakan empat bus dan sejumlah kendaraan pribadi.
"Terkait agenda May Day, kami KSPSI tidak akan melakukan kegiatan di daerah (Purwakarta), hanya melakukan aksi ke Jakarta. Estimasi massa sekitar 240 orang," ujar Wahyu. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan