PURWASUKA - Ada banyak sayuran tinggi protein, bahkan beberapa diantaranya banyak kita konsumsi setiap hari. Namun, jarang orang mengtahui hal tersebut.
Diketahui, protein sendiri penting bagi tubuh. Untuk itu, tak ada salahanya kita mengenal sayuran tinggi protein.
Dilansir dari banyak sumber, berikut beberapa jenis sayuran tinggi protein:
1. Brokoli - Brokoli tinggi protein, rendah lemak, dan rendah kalori. Ini adalah sumber vitamin, mineral, dan antioksidan yang sangat baik, semuanya mendukung kesehatan yang baik.
Folat, mangan, potasium, fosfor, dan vitamin K dan C semuanya ditemukan dalam brokoli. Ini juga termasuk glukosinolat, yang telah terbukti memerangi kanker.
2. Kacang Polong - Kacang polong merupakan sumber protein dan serat nabati yang kaya. Faktanya, suguhan kecil ini memiliki lebih sedikit lemak dan kolesterol. Kacang polong juga tinggi mangan, tembaga, fosfor, folat, seng, besi, dan magnesium.
Mereka juga termasuk fitonutrien seperti coumestrol yang dapat membantu mencegah kanker perut. Jika Anda belum memasukkan kacang polong ke dalam makanan Anda, sekarang waktunya. Kacang polong sangat cocok untuk kari, salad, dan hidangan lainnya.
3. Kale - Kale adalah sumber protein nabati yang sangat baik. Ini juga termasuk bahan kimia fenolik, yang memberikan manfaat antioksidan . Kale dapat dengan mudah dikukus, direbus, atau ditumis dan dikonsumsi secara teratur untuk mendapatkan manfaat yang optimal.
Kale mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, serta vitamin K, C, A, dan B6, kalsium, kalium, mangan, dan magnesium. Ini juga termasuk lutein dan zeaxanthin, yang telah dikaitkan dengan penurunan risiko katarak dan degenerasi makula.
Baca Juga: Satpol PP Padang Gerebek Panti Pijat Plus-plus, 1 Wanita dan 2 Pria Diamankan
4. Jagung Manis - Anda mungkin terkejut, tetapi jagung manis juga merupakan sayuran. Jagung manis rendah lemak dan tinggi protein, memenuhi sekitar 9 persen protein yang Anda butuhkan setiap hari.
Jagung juga mengandung tiamin, vitamin C dan B6, folat, magnesium, fosfor, dan magnesium. Jagung dapat digunakan untuk membuat sandwich, sup, dan salad untuk membantu Anda tetap sehat.
5. Bayam - Bayam dianggap sebagai salah satu sayuran berdaun hijau terkaya nutrisi. Protein, bersama dengan asam amino yang diperlukan, diklaim menyumbang 30 persen kalorinya.
Bayam adalah sumber protein terkaya kedua dalam sayuran. Ini mengandung nutrisi seperti vitamin A, vitamin K, dan vitamin C, yang antara lain membantu menjaga sistem kekebalan yang efektif, melindungi penglihatan, dan meningkatkan aliran darah yang sehat.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik
-
Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing
-
Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat
-
Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
-
Perempuan Disabilitas yang Berdaya, Membawa Karya dari Daerah ke Panggung Jakarta
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma