PURWASUKA - Sate Maranggi Haji Yetty resmi mengantongi sertifikat halal yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang telah terfatwa Halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Sertifikat halal itu diserahkan langsung Kepala pusat registrasi dan sertifikatsi halal BPJPH, Hj. Siti Aminah M.Pd.I dan didampingi Kasubbag TU Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Ahmad Damai di Jalan Raya Pondok Gede No.13, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta, belum lama ini.
Hal ini dilakukan Sate Maranggi Haji Yetty dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen rumah makan yang berlokasi di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta itu, serta untuk memenuhi peraturan pemerintah UU no. 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Management representatif Sate Maranggi Haji Yetty, Ramadani, mengatakan sangat bersyukur dan menyambut baik atas terbitnya sertifikat halal tersebut.
"Setelah proses yang panjang dan ketat, alhamdulillah kini Sate Haji Yetty resmi memiliki sertifikat halal dari BPJHP. Dengan telah mendapatkan sertifikat halal dari BPJHP sehingga para konsumen dapat semakin merasa aman dan nyaman saat mengonsumsi sajian kami,” ucap Ramadani.
Ia menambahkan, Sate Maranggi Haji Yetty harus menjalankan beberapa ketentuan yang telah diberikan dalam Sistem Jaminan Halal untuk mendapat sertifikasi halal ini.
Salah satu aspek terpenting dalam Sistem Jaminan Halal, kata Ramadani, adalah menggunakan bahan baku yang bersertifikasi halal.
"Sate Maranggi Haji Yetty senantiasa melaporkan bahan baku yang digunakan untuk mendapatkan persetujuan dari BPJHP. Peraturan ini telah termasuk dalam Standard Operation Procedure (SOP) Sate Maranggi Haji Yetty untuk memastikan bahwa bahan baku yang digunakan, mulai dari sumber, distribusi, pengolahan, hingga penyajian, dapat ditelusuri dengan jelas sesuai dengan Sistem Jaminan Halal," tuturnya.
Tak lupa, Ramadani juga mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BPJPH dan LPPOM MUI karena telah memberikan sertifikat halal dan sudah dibimbing serta dibantu sampai sertifikat halal berhasil didapatkan.
Baca Juga: 5 Tips Efektif Mengatur Waktu dan Meningkatkan Produktivitas Maudy Ayunda
"Kini, seluruh lini produk di Sate Maranggi Haji Yetty sudah memiliki sertifikasi halal yang aman untuk semua konsumen. Mulai dari bahan yang digunakan hingga kemasan produk terjamin menggunakan bahan yang berkualitas dan juga halal," ujarnya.
Ramadani menambahkan, meski produk perikanan mayoritas halal untuk dikonsumsi, namun dengan terbitnya sertifikat halal akan menambah keyakinan (trust) masyarakat terhadap Sate Maranggi Haji Yetty.
"Memenuhi kebutuhan dan demand konsumen, Sate Maranggi Haji Yetty sadar bahwa sertifikasi halal merupakan salah satu hal yang penting bagi para konsumen. Sertifikasi halal untuk Sate Maranggi Haji Yetty menjadi tolak ukur yang sangat penting. Untuk itu, kami sangat berterima kasih atas seluruh kerja keras tim Sate Maranggi Haji Yetty serta tim BPJPH dan LPPOM MUI yang telah turut serta membimbing dan membantu kami mendapatkan sertifikasi halal. Komitmen ini akan selalu kami jaga dan prioritaskan demi kenyamanan konsumen ketika mengonsumsi Sate Maranggi Haji Yetty,” jelas Ramadani.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja