PURWASUKA - Presiden Barcelona, Joan Laporta kini tengah diperiksa dan diselidiki atas dugaan kasus penyuapan berupa pembayaran kepada mantan pejabat wasit.
Diberitakan sebelumnya, jaksa penuntut Spanyol telah mengajukan pengaduan menyusul laporan bahwa Barcelona telah membayar lebih dari 7 juta euro kepada perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh Jose Maria Enriquez Negreira, mantan wakil presiden komite perwasitan FA Spanyol, antara tahun 2001 dan 2018. Itu dimulai saat bulan Maret.
Fokus awal dari kasus ini adalah pada pembayaran yang dilakukan antara tahun 2014 dan 2018, termasuk menyeret masa jabatan dua presiden sebelumnya, yaitu Sandro Rosell dan Jose Maria Bartomeu.
Kasus Suap Mulai Tercium
Seperti yang diketahui, pada akhir September, Hakim Joaquin Aguirre Lopez, hakim yang memimpin kasus ini di Pengadilan Investigasi 1 Barcelona, secara resmi menetapkan Enriquez Negreira, Barcelona, dan beberapa mantan eksekutif klub sepak bola tersebut sebagai tersangka atas kejahatan penyuapan aktif.
Penetapan Laporta sebagai tersangka dilakukan ketika Aguirre Lopez melanjutkan penyelidikannya dan menandai untuk pertama kalinya presiden Barca secara resmi terlibat dalam skandal yang sedang berlangsung.
Namun, Aguirre Lopez masih belum memutuskan apakah dakwaan pantas dijatuhkan kepada para tersangka.
Barcelona Membantah
Kemudian, menurut pengaduan resmi dari jaksa penuntut, yang diajukan pada bulan Maret tahun ini, klub dituduh telah membuat kesepakatan lisan yang sangat rahasia dengan Negreira dengan tujuan untuk menghasilkan tindakan yang cenderung menguntungkan Barcelona dalam bentuk keputusan wasit.
Baca Juga: Kumandang Azan Menggema Di Markas PKB, Sambut Anies-Muhaimin Jelang Daftar KPU
Pada bulan Februari, Barca mengatakan bahwa investigasi menyeluruh dan independen sedang dilakukan dan, pada bulan Maret, sumber klub membantah keras bahwa mereka pernah menyuap wasit atau mencoba memengaruhi keputusan wasit.
"Anda sudah tahu pendapat saya tentang Caso Negreira. Minggu depan, akan ada cerita lain tentang Negreira. Dalam 15 hari, satu lagi. Dan dalam satu setengah bulan, satu lagi," ucap pelatih Xavi.
"Saya tidak pernah merasa, tidak pernah, dan saya ulangi, bahwa wasit telah menguntungkan kami. Tidak pernah.".***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Tak Perlu Brand Luar! Ini 5 Sepatu Lokal Paling Ikonik yang Wajib Ada di Rak Anda
-
4 Padu Padan OOTD Outerwear ala Seonghyeon CORTIS, Buat Look Makin Chill
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake