- VIDA meluncurkan ID FraudShield pada 8 Mei 2026 untuk mendeteksi penipuan identitas, deepfake, dan serangan perangkat secara real-time.
- Teknologi ini didukung Komdigi RI sebagai respons atas tingginya angka penipuan digital yang menyasar masyarakat Indonesia setiap minggu.
- ID FraudShield menggunakan enam lapisan pertahanan untuk membantu sektor keuangan dan fintech mendeteksi aktivitas penipuan secara akurat.
Suara.com - VIDA resmi meluncurkan teknologi terbaru bernama ID FraudShield, solusi keamanan digital yang dirancang untuk mendeteksi penipuan identitas, deepfake, hingga serangan perangkat secara real-time.
Peluncuran teknologi ini mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI). Kehadiran ID FraudShield menjadi respons terhadap meningkatnya kasus scam digital dan fraud berbasis AI yang kini semakin sulit dideteksi hanya dengan verifikasi wajah biasa.
Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi RI, Edwin Hidayat Abdullah, mengungkapkan bahwa ancaman penipuan digital di Indonesia sudah berada pada level yang mengkhawatirkan.
“Sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia menerima upaya scam setidaknya sekali dalam seminggu, baik melalui email, SMS, WhatsApp, panggilan telepon, maupun media sosial,” ujar Edwin dalam keterangan resminya, Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap ancaman digital tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
“Dibutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif, mencakup kebijakan yang kuat, peran aktif berbagai institusi, serta dukungan teknologi yang mumpuni,” lanjutnya.
Teknologi Baru untuk Lawan Deepfake dan Penipuan AI
VIDA menjelaskan, selama ini teknologi liveness detection dianggap cukup untuk memastikan pengguna asli saat verifikasi identitas digital. Namun kini, metode penipuan berkembang jauh lebih kompleks.
Pelaku fraud disebut mulai memanfaatkan teknik seperti injection attack, emulator farm, GPS spoofing, hingga synthetic identity untuk menembus sistem keamanan digital.
Baca Juga: Harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia, Laptop AI Premium Super Ringan dengan Intel Core Ultra
Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, mengatakan bahwa perusahaan kini membutuhkan sistem pertahanan berlapis.
“Untuk menangani metode penipuan ini, satu lapisan verifikasi saja tidak lagi cukup. Ada tiga faktor yang harus diverifikasi secara bersamaan yakni orangnya, identitasnya, dan perangkat yang digunakan,” kata Niki.
“ID FraudShield adalah solusi bagi perusahaan untuk mengkalkulasikan lagi risiko penipuan dan bagaimana menanganinya,” imbuhnya.
Cara Kerja ID FraudShield
Teknologi ID FraudShield menggabungkan dua mesin utama dalam satu sistem keamanan digital.
Mesin pertama adalah Biometric Liveness Detection yang berfungsi memastikan keberadaan manusia asli dan mencegah penggunaan foto, video, screen replay, maupun deepfake.
Berita Terkait
-
Dampak Penggunaan AI terhadap Dunia Kerja dan Keterampilan yang Dibutuhkan
-
Cadence Gandeng Google Cloud, Teknologi AI Gemini Kini Bisa Percepat Desain Chip hingga 10x Lipat
-
Acer Predator Helios Neo 16S AI Diperkenalkan, Laptop Gaming Tipis RTX 5060 untuk Gamer dan Kreator
-
Acer Edu Summit 2026: Inovasi AI Ubah Cara Belajar, Ini Teknologi dan Strategi Pendidikan Masa Depan
-
MINIX T4000/T5000 Resmi Meluncur Mini PC AI Kencang untuk LLM dan Komputasi Lokal Tanpa Cloud
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
-
Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta
-
Terpopuler: 4 Portable Power Station untuk Hadapi Mati Listrik, HP Xiaomi yang Terbukti Laris
-
Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya
-
Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!