SUARAPURWOKERTO. ID, KEBUMEN-Rizki tidak mungkin tertukar. Jalan mendapatkan rizki pun sering kali tak terduga. Seperti dialami Rifa Sari Dewi, produsen Sirup Jahe Kelor dari Jetis, Kutosari, di Kebumen. Siapa sangka, berawal dari sakit, ia berhasil menciptakan ramuan yang akhirnya bisa dijual dan membantu perekonomian keluarganya.
Rifa berkreasi membuat produk ini setelah ia mengalami sakit lambung dan saraf kejepit. Setelah minum ramuan itu, ia merasa badannya semakin sehat dan segar.
Hingga ia berinsiatif untuk memproduksinya lebih banyak dan dijualbelikan. Dalam satu hari, ia mampu memproduksi 100 botol. Satu botol produk itu dijualnya seharga Rp 30 ribu.
Ia kini mengaku senang karena produknya bisa dibeli melalui fasilitas pemerintah. Ia sudah memproduksi dan berjualan Sirup Jahe Kelor selama dua tahun. Lebaran kali ini dagangannya semakin laris.
"Alhamdulillah merasa kebantu banget, karena sebelumnya belum pernah ada, bupati beli produk UMKM untuk parcel lebaran, " katanya
Pelaku UMKM lain, Zakiah juga menyampaikan rasa syukur produknya berupa Abon Ikan Laut Salmon sudah dibeli Bupati sebanyak 180 pcs. Meski begitu, ia menyarakan jika tahun depan ada lagi program itu, agar waktunya tidak mepet, atau mendadak.
"Karena membuat ini prosesnya agak lama. Nah! kemarin itu mepet banget waktunya sudah mendekati lebaran, " katanya
Selain Abon Ikan Laut, perempuan yang tinggal di Tanggulangin ini juga memproduksi Pepes Ikan Kembung. Jika Abon Ikan Lautnya dijual seharga Rp25 ribu perbungkus, pepes Ikan Kembungnya ia jual Rp 17 ribu.
Sebagaimana diketahui, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto merogoh kocek Rp 300 juta untuk memborong produk UMKM menjelang lebaran. Ia membagikannya ke masyarakat dalam bentuk paket parcel.
Sementara Pemkab dan donatur juga ikut membeli produk UMKM di Kebumen dengan nilai ratusan juta.
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!