PURWOKERTO.SUARA.COM, YOGYAKARTA-Setelah diciduk KPK pada Kamis (02/06/2022) malam oleh KPK, nama Haryadi Suyuti langsung mencuat di media dan masyarakat Indonesia.
Terakhir, Haryadi Suyuti merupakan mantan Walikota Yogyakarta periode 2017-2022. Akhir Mei 2022 lalu resmi mengakhiri masa jabatnya.
Sebelumnya, Haryadi Suyuti merupakan mantan Wakil Walikota Yogyakarta periode 2006-2011, kemudian naik menjadi Walikota periode 2012-2016.
Dihimpun dari berbagai sumber, Haryadi lahir di Yogyakarta pada 9 Februari 1964. Ia adalah putra pertama dari Zarkowi Soejoeti dan Yayah Maskiyah. Haryadi menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Jogja dan berhasil mendapatkan gelar sarjana di Fisipol UGM pada 1989.
Saat mahasiswa, Hariyadi aktif berorganisasi di menjadi Ketua Keluarga Mahasiswa Administrasi Negara Fisipol UGM (1985-1987).
Selain di Kampus, Haryadi juga aktif sebagai Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Kepala Bidang III Kepanitiaan Muktamar I Abad Muhammadiyah, Ketua Badan Narkotika Kota Yogyakarta, dan Anggota Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah.
Haryadi juga menjadi aktif di bidang olahraga dengan menjadi Ketua Umum Perbasi DIY dan Ketua Umum PSIM Yogyakarta.
Dalam karier, Haryadi pernah bekerja sebagai Management Trainee PT Bank Sampoerna International (Sampoerna Group) Jakarta, PT Finance Corpindo Nusa (Sampoerna Group) Jakarta, Direktur Coorporate Finance & Goverment Ralation PT Finance Corpindo Nusa (Anggota BEJ & BES) (Sampoerna Group) Jakarta, Anggota Komite Audit PT Indofarma (Persero) Tbk, dan Corporate Secretary BOD non-Derectorat PT Indofarma (Persero) Tbk- Jakarta. (AKF)
Tag
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Ironi Berdarah Gajah Tesso Nilo: Dibantai di Hutan, Berakhir di Tangan Mafia Solo
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Detik-Detik Mobil APV Dihantam Batu Besar di Jalur PacitanPonorogo, Begini Nasib Pengemudi
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Berapa Harga MacBook Neo di Indonesia? Laptop Termurah Apple Akhirnya Rilis
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!