PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Kabar duka menyelimuti jagat pendakian gunung. Seorang pendaki Gunung Slamet (3428 Mdpl) berusia 53 tahun meninggal usai mengalami gagal jantung di atas pos 7, Sabtu (18/6/2022).
Pendaki atas nama Hardiat Hidayatuloh, warga Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat berangkat via pos Bambangan, Purbalingga pada Sabtu pukul 03.00 WIB.
Hardiat berangkat bersama dua orang rekannya dan seorang porter dari Basecamp Bambangan, Purbalingga.
Dalam perjalanan Hardiat mendadak jatuh pingsan di jalur Pos 7 menuju Pos 8. Keadaan korban berubah kritis pada pukul 09.00 WIB.
Prasetyo Setiawan, rekan sependakian korban, kemudian melaporkan kejadian ini ke Basecamp Bambangan untuk meminta pertolongan.
Pukul 10.30 WIB Basecamp Bambangan menerima laporan itu. Selang 30 menit, Basecamp Bambangan mengirim satu regu untuk mengevakuasi korban.
Pukul 12.00 WIB tim SAR gabungan berangkat untuk melanjutkan estafet proses evakuasi.
"Langkah yang kami tempuh berkordinasi dengan Basecamp Bambangan dan Perhutani. Selanjutnya Basecamp Bambangan memberangkatkan satu Tim Evakuasi pertama Pada Pukul 11.00 WIB disusul Tim SAR Gabungan Pukul 12.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga, Umar Faozi melalui rilis BPBD.
Tim SAR Gabungan sampai di lokasi pukul 13.40 WIB. Namun saat Tim SAR hendak memeriksa kondisi korban dan memberikan pertolongan pertama dengan memberikan oksigen korban telah meninggal.
Korban langsung dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter dan Tim Inafis Polres Purbalingga.
"Keterangan dari dokter Puskesmas Karangreja survivor dinyatakan meninggal mengalami gagal jantung," ujarnya
Kini jenazah korban dibawa ke RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga untuk disucikan sebelum diserahkan ke pihak keluarga di Kota Cimahi, Jawa Barat .
Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD Purbalingga, Inafis Polres Purbalingga, Perhutani Banyumas Timur, Puskesmas Karangreja, Polsek Karangreja, Koramil Karangreja, SAR Gunung Slamet, SAR Samarantu, PRC, IEA, RPP, dan masyarakat.
Berita Terkait
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
-
Pastikan Korban Banjir Purbalingga Tidak Kekurangan Pangan, Kemensos Dirikan Dapur Umum
-
Unik! Rumah Warga Sepanjang 350 Meter Jadi Galeri Kartun Terpanjang di Indonesia
-
Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry