PURWOKERTO.SUARA.COM, Walau harganya terkadang bisa melampaui harga daging sapi, tetapi sebagian ada yang menyukai masakan jengkol dan ada juga yang tidak meyukainya. Padahal rasa jengkol sangatlah sedap jika diolah dengan baik.
Banyak yang tidak suka masakan jengkol karena aroma yang menyengat dan tidak sedap ketika dimasak. Selain itu, air seni orang telah memakan juga mengelurkan aroma yang tidak sedap.
Setiap orang memiliki rahasia sendiri untuk membuat masakan jengkol yang diolahnya agar tidak bau. Jika Anda ingin membuat masakan jengkol bebas bau, coba beberapa tips memasak berikut ini:
1. Pilih jengkol yang tua
Ada dua macam jengkol yang bisa diolah menjadi masakan, yakni jengkol muda dan jengkol tua. Jengkol muda biasa dijadikan lalap ditemani sambal.
sementara itu, jengkol tua dapat digunakan untuk masakan seperti semur atau jengkol. Dikarenakn tekstur jengkol lebih lunak dan legit untuk dimasak. Ciri-ciri jengkol tua adalah yang sudah meletek dan kulit ari yang keras dan berwarna coklat tua.
2. Rendam jengkol
Merendam jengkol dapat membantu mengurangi bau dan menetralisir racun yang terkandung di dalamnya. Rendamlah semalaman.
Proses perendaman tersebut akan membantu melunakkan kulit ari hingga mudah dikupas. Ada juga yang merendamnya dengan kapur sirih untuk menghilangkan baunya.
3. Rebus dengan berbagai rempah
Sebelum diolah bersama bumbu-bumbu, jengkol harus melalui proses perebusan. Untuk menyamarkan baunya, rebus bersama herba seperti daun jeruk yang telah diiris-iris. Ada juga yang menggunakan daun jambu biji saat merebusnya.
Sebaiknya jangan rebus jengkol terlalu matang. Hal itu agar tidak hancur saat dipipihkan.
4. Bumbu medok
Setelah direbus, jengkol dipipihkan agar bumbu dapat lebih meresap. Setelah itu, jengkol siap diolah menjadi sajian favorit. Apa pun jenis sajiannya, jangan setengah-setengah saat memberi bumbu.
Selain memberi rasa, bumbu yang medok juga akan membantu menghilangkan bau jengkol yang selalu menjadi masalah dalam mengkonsumsi masakan jengkol. (Arif KF)
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Rakyat Bukan Tim Sorak Kekuasaan, Pejabat Digaji Memang untuk Bekerja
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Manga Space Brothers Resmi Berakhir, Kreator Beri Petunjuk Proyek Baru
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Berawal dari Desa Kanreapia Gowa, Jamaluddin Menginspirasi Indonesia
-
Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar