PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Melalui Kebumen International Expo, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kebumen menggelar International Business and Investment Forum (IBIF). Dari even ini, Kabupaten Kebumen mengklaim berhasil menjaring investasi bernilai ratusan miliar rupiah.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI), yaitu dokumen yang menyatakan komitmen awal satu pihak untuk berbisnis dengan pihak lain. Dalam hal ini berinvestasi dengan perusahaan di Kabupaten Kebumen.
Ada beberapa perusahaan yang berminat untuk berinvestasi di Kebumen. Perusahaan tersebut yakni, PT JJ Glove Spotec Indonesia (industri pakaian jadi, konveksi dan tekstil ) dengan nilai investasi 35.000.000$ atau Rp520.975.000.000.
Kedua, PT Cemerlang Unggas Lestari, sebuah Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) dengan nilai investasi Rp90.000.000.000. Ketiga, dengan RSU PKU Muhammadiyah Kutowinangun dengan nilai investasi sebesar Rp42.963.933.342.
Keempat, pembangunan kawasan tambak udang modern atau shrimp estate dengan nilai investasi Rp50 miliar.
"Total nilai investasi yang masuk sekitar kurang lebih Rp704 miliar. Jadi ini melebihi target karena di KIE awalnya kita hanya menargetkan investasi sebesar Rp100 Miliar. Alhamdulillah semoga bisa dimudahkan," kata Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto pada hari keenam pelaksanaan Kebumen International Expo (KIE), Kamis 30 Juni 2022 di Pendapa Kabumian.
Arif membuka langsung gelaran IBIF dan dihadiri oleh sejumlah pengusaha dan pimpinan BUMN/BUMD. IBIF menjadi sarana pemerintah daerah membangun kemitraan strategis dengan investor untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kepada para investor yang hadir dalam IBIF ini, Pemkab Kebumen berkomitmen untuk memberikan keamanan berinvestasi dan kemudahan berusaha kepada seluruh investor dan calon investor dengan pelayanan yang transparan, mudah, ramah dan tepat waktu.
"Kami bersyukur hari ini ada kesepahaman antara pemerintah daerah dengan para investor yang mau menanamkan investasi di Kebumen melalui pendirian usaha, sehingga bisa membuka puluhan ribu tenaga kerja bagi masyarakat Kebumen," ujar Arif.
Dalam acara ini juga digelar launching Aplikasi Web Investasi GALAKSI atau Gerai Layanan Kebumen Pro Investasi dari DPMPTSP. Selanjutnya, di-launching pula Kredit Nelayan dari PT BPR BKK Kebumen yang juga disertai dengan pemberian modal kredit dari BPR PKK Kebumen kepada dua nelayan Kebumen, masing-masing sebesar Rp50 juta dan Rp25 juta.
Lalu, penandatanganan MoU pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Jateng dan DIY. Yakni antara Badan Pelaksana Otorita Borobudur dengan Pemkab Kebumen. Kemudian, MoU Geopark Karangsambung Karangbolong, Kebumen dengan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
-
2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam